Newsline.Id NTT — Sabtu, 27 Desember 2025, akses jalan dari Dusun Tarutu, Desa Renrua, Kabupaten Belu menuju Dusun Uarau A dan Dusun Raakfau, Desa Babulu, Kabupaten Malaka sangat memprihatinkan. Jalan rusak ini mengancam keselamatan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat saat melintasi jalur tersebut.

Salah satu seorang warga, Remigius Seran,ditemui di lokasi menimbun jalan dengan batu secara manual karena sangat sulit dilalui sepeda motor pribadinya. Ia merasa kecewa karena akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini telah dikerjakan sejak tahun 2005, namun hingga kini belum ada peningkatan infrastruktur yang memadai. “Setiap melintasi jalan ini rasanya seperti maut mengintai. Sangat berbahaya, apalagi saat hujan,” ujarnya.
Masyarakat merasa seperti maut mengintai saat melintasi jalan tersebut. Remigius juga mengeluhkan dampak ekonomi akibat kondisi jalan, di mana hasil bisnis mikro dan hasil bumi warga seperti mente, kemiri, kelapa, dan komoditas lainnya sulit dijual karena akses jalan yang rusak menjadi penghambat pertumbuhan perekonomian mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lain yang sering melintasi jalur tersebut, terutama saat hujan. Mereka menilai kondisi jalan semakin parah sehingga aktivitas mobilitas dan distribusi hasil pertanian hampir terhenti.
Atas kondisi ini, warga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat untuk segera menindaklanjuti perbaikan akses jalan tersebut. Pungkasnya, masyarakat berharap pembangunan jalan penghubung antar kabupaten dapat segera direalisasikan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.**
Penulis : Sardiyanto
Editor : Hefr Persli








