‎Selesai Renovasi Oktober 2024, Asrama Mahasiswa Belu di Kupang Masih Kosong, FOSMAB Desak Pemkab Segera Aktifkan ‎

Monday, 11 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Asrama Belu saat ini yang dinilai tidak terurus.Foto:Dok.Yulius/

Kondisi Asrama Belu saat ini yang dinilai tidak terurus.Foto:Dok.Yulius/

Newsline NTT-Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (FOSMAB) Kupang menyoroti kondisi Gedung Asrama Mahasiswa Belu yang berlokasi di Jalan Soeharto, Kuanino, Kupang. Meskipun renovasi gedung tersebut telah selesai dilaksanakan pada Oktober 2024 menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hingga saat ini bangunan tersebut masih dibiarkan kosong tanpa penghuni maupun aktivitas pelayanan.

‎‎Ketua Umum FOSMAB Kupang, Yulius Yasintus Mali, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi lapangan dan aspirasi mahasiswa, pihaknya menemukan fakta memprihatinkan terkait pengelolaan aset daerah tersebut.

‎”Diketahui renovasi Asrama Belu dikerjakan oleh CV Kasih Jaya sejak 15 Juli dan resmi selesai pada 22 Oktober 2024 dengan nilai kontrak Rp199.445.000. Namun, hingga saat ini gedung tersebut dibiarkan kosong,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Yulius mengkritik ketidaksiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dalam merencanakan tindak lanjut pasca-renovasi. Ia menilai hal ini merupakan bentuk ketidakmampuan manajerial yang berujung pada kesia-siaan anggaran rakyat.

‎‎”Kami menilai Pemkab Belu tidak serius dalam perencanaan. Merenovasi gedung tanpa rencana penempatan segera adalah pemborosan. Selain itu, gedung yang dibiarkan kosong justru berpotensi mengalami degradasi fisik bangunan lebih cepat,” tegasnya.

‎Menyikapi hal tersebut, Yulius menyatakan sikap tegas FOSMAB Kupang melalui empat poin tuntutan:

  • Mendesak Pemkab Belu untuk menjelaskan kepada publik alasan mengapa gedung tersebut belum difungsikan hingga saat ini.
  • ‎Menilai adanya kelalaian dalam perencanaan pembangunan yang mengakibatkan potensi kerusakan bangunan baru.
  • ‎Menuntut tindak lanjut segera berupa aktivasi gedung.
  • ‎Mendesak Bupati Belu untuk memberikan instruksi tegas kepada dinas terkait agar mengaktifkan dan memanfaatkan gedung tersebut maksimal dalam tujuh hari kerja ke depan.

“Kami menuntut agar aset negara ini segera bermanfaat bagi mahasiswa Belu yang sedang menempuh pendidikan di Kupang. Jangan biarkan anggaran rakyat sia-sia hanya karena buruknya manajemen,” pungkasnya.***

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
Kecelakaan Maut di Jalan Gatsu Depan Mall Living World Mengakibatkan Seorang Ibu Meninggal Dunia

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Friday, 2 October 2026 - 12:42

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Thursday, 3 September 2026 - 20:57

SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44