Hak Pekerja Proyek Akhirnya Dibayar, Law Firm James Richard Tempuh Jalur Humanis dan Tegas

Friday, 22 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Newsline-NTT – 22/05/2026, Law Firm James Richard and Partners kembali berhasil memperjuangkan hak para pekerja proyek yang selama ini belum menerima pembayaran dari seorang warga negara asing (WNA).

Ketua Tim Kuasa Hukum, Advokat Rikhardus Ikun, menyatakan penyelesaian persoalan tersebut ditempuh melalui berbagai langkah tegas dengan tetap mengedepankan pendekatan diplomatis dan humanis.

“Puji Tuhan, persoalan ini akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Kami berupaya memperjuangkan hak para pekerja melalui langkah hukum yang tegas, namun tetap mengutamakan pendekatan yang humanis,” ujar Rikhardus dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, penyelesaian kasus tersebut menjadi bukti bahwa penegakan hukum tidak hanya bersifat kaku, tetapi juga harus memperhatikan rasa keadilan, terutama bagi masyarakat kecil yang menjadi korban.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mendampingi masyarakat yang mengalami persoalan hukum, khususnya terkait hak-hak pekerja yang tidak dipenuhi.*

Penulis : DJB

Editor : Redaksi

Berita Terkait

“The Real Multicultural University”, Pesan Rektor UMKOE untuk Squad 26
Ahli Waris Korban Lakalantas di Denpasar Tempuh Restorative Justice, Kuasa Hukum: Hak Korban Jadi Prioritas
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026,KPA:Serukan Reforma Agraria Sejati 
UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa Flores di Maumere
10,4 Juta Terkumpul LSF LYCEUM dan BEMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang Respon Cepat Gelar Aksi Galang Dana Korban Gempa Flores
‎Perserikatan Solidaritas Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja:Lawan Perampasan Ruang Hidup dan Eksploitasi 

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 16:58

“The Real Multicultural University”, Pesan Rektor UMKOE untuk Squad 26

Thursday, 3 September 2026 - 21:19

Ahli Waris Korban Lakalantas di Denpasar Tempuh Restorative Justice, Kuasa Hukum: Hak Korban Jadi Prioritas

Wednesday, 26 August 2026 - 20:02

81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Monday, 24 August 2026 - 23:10

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026,KPA:Serukan Reforma Agraria Sejati 

Thursday, 20 August 2026 - 11:58

UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44