Upacara Hardiknas ke-67 di SMAK St. Agustinus Raimanuk Tekankan Peran Pendidikan dan Karakter

Saturday, 2 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk memimpin upacara Hardiknas ke-67 di Desa Renrua, Belu, Sabtu (2/5/2026). Foto: Dok. Fridolinus Sesarius Nahak S.Pd.,Gr.
‎

Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk memimpin upacara Hardiknas ke-67 di Desa Renrua, Belu, Sabtu (2/5/2026). Foto: Dok. Fridolinus Sesarius Nahak S.Pd.,Gr. ‎

Newsline NTT – ‎Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di halaman SMAK St. Agustinus Raimanuk, dilaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67. Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk, Eduardus Kidamanto Bau, SH.

Dalam amanatnya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa pendidikan menjadi dasar utama yang mengantarkan seseorang berada pada posisinya saat ini, baik sebagai guru maupun siswa. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk terus belajar dan berkembang.

“Melalui pendidikanlah kita semua bisa berada di tempat ini, baik guru maupun siswa/i. Hal ini bukan ceremonial semata, melainkan momen berharga bagi kita sekalian untuk belajar dan terus belajar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ia juga menambahkan bahwa pendidikan menjadi pintu awal bagi manusia untuk mengenal Tuhan, memahami kehidupan, serta menentukan masa depan.

‎”Di dunia ini semua berawal dari pendidikan sehingga kita sekalian bisa mengenal Tuhan, dan melalui proses belajar kita bisa mengenal apa saja, dan kita bisa jadi apa saja,” lanjutnya.

Selain itu, ia mengajak para tenaga pendidik untuk berpedoman pada semboyan pendidikan nasional Tut Wuri Handayani yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara. Ia menjelaskan bahwa semboyan tersebut mengandung makna bahwa pendidik harus mampu memberikan dorongan, motivasi, dan kepercayaan kepada peserta didik agar tumbuh mandiri.

‎Menurutnya, pendidik tidak selalu harus memimpin dari depan, tetapi juga perlu memberi ruang dan dukungan dari belakang agar peserta didik berkembang sesuai potensi mereka. Prinsip ini merupakan bagian dari trilogi pendidikan: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas sekolah untuk menjadi pelopor dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Di akhir amanatnya, ia menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah hingga pusat agar memberikan perhatian serius terhadap kemajuan pendidikan di wilayah pelosok dan perbatasan.

Ia berharap pemerintah dapat lebih fokus dalam mendukung perkembangan sekolah-sekolah di daerah terpencil, termasuk SMAK St. Agustinus Raimanuk yang berada di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI–RDTL.***

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya
Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎
Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi
Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan
UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat
Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?
Pemilihan Ketua PMKRI Atambua Dinilai Tidak Transparan, Anggota Minta PP Batalkan Hasil Sidang ‎

Berita Terkait

Sunday, 2 August 2026 - 21:39

Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya

Sunday, 2 August 2026 - 20:51

Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎

Sunday, 2 August 2026 - 20:12

Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi

Tuesday, 28 July 2026 - 11:24

Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan

Monday, 27 July 2026 - 10:28

UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat

Berita Terbaru