Newsline NTT – Masalah infrastruktur jalan kembali menjadi sorotan utama dalam kegiatan reses yang digelar oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu, Januaria Awalde Berek, S.Sos. Dalam pertemuan yang berlangsung di Dusun Oekofu, Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk pada Senin (16/03/2026), kondisi akses jalan menuju SMAK St. Agustinus Raimanuk dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak parah.
Keluhan tersebut disuarakan secara langsung oleh tokoh masyarakat setempat, Deni Manek, Ia menegaskan bahwa jalan tersebut memiliki peran vital karena tidak hanya menjadi akses pendidikan bagi para siswa, tetapi juga merupakan jalur penghubung strategis antara Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.
Menurut informasi yang di himpun awak media Neswline NTT melalui WhatsApp, Deni Manek mengungkapkan bahwa mobilitas ekonomi dan pendidikan masyarakat sangat terhambat oleh kondisi jalan yang belum memadai. Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius mengingat status jalan tersebut sebagai urat nadi penghubung dua kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami sangat memohon agar akses jalan menuju SMAK St. Agustinus ini segera diperhatikan. Selain untuk anak-anak sekolah, jalan ini adalah jalur penghubung penting antara Kabupaten Belu dan Malaka,” ujar Deni Manek di hadapan Wakil Ketua DPRD dan warga yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, Januaria Awalde Berek berkomitmen untuk membawa persoalan ini ke tingkat pembahasan anggaran. Ia berjanji akan memperjuangkan peningkatan kualitas jalan tersebut menjadi Jalan Lapen (Lapisan Penetrasi) agar dapat dilalui dengan layak oleh kendaraan.
”Aspirasi ini menjadi prioritas kami. Selain memperjuangkan jalan ini, saya juga melihat kebutuhan mendesak lainnya bagi generasi muda, sehingga saya berkomitmen memberikan bantuan pembangunan lapangan futsal untuk mendukung kegiatan olahraga di wilayah ini,” ungkap Januaria.
Selain membahas infrastruktur, Januaria juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, para guru, dan siswa SMAK St. Agustinus yang menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Warga terpantau bahu-membahu menggali jalur pipa air bersih-yang sebelumnya dibantu oleh anggota DPRD Gede Manek,demi mengalirkan air ke lingkungan sekolah.
Kegiatan reses ini ditutup dengan dialog hangat bersama konstituen, di mana masyarakat berharap janji perjuangan perbaikan jalan penghubung Belu-Malaka tersebut dapat segera terealisasi di tahun anggaran mendatang.***
Editor : Sardiyanto








