Penuh Kekecewaan, Ibu-Ibu Seleksi Calon Tamtama TNI AD di Kupang Nilai Panitia Tak Transparan

Saturday, 21 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, NEWSLINE.ID || Video protes sejumlah ibu yang diduga merupakan orang tua dari calon siswa (casis) TNI AD di Kupang beredar luas di media sosial. Protes tersebut dipicu oleh kekecewaan mendalam setelah sebelumnya mendapat informasi dari panitia bahwa seluruh casis dinyatakan lulus seleksi.

Berdasarkan keterangan yang terekam dalam video, sejumlah orang tua datang ke Pelabuhan Tenau sejak sore hingga subuh untuk melepas kepergian anak-anak mereka ke Bali guna mengikuti tahapan akhir seleksi. Mereka menunggu selama berjam-jam dengan penuh harapan.

Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan. Informasi terbaru menyebutkan bahwa anak-anak mereka ternyata tidak lulus, padahal sebelumnya telah dikabarkan lulus oleh panitia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari sore sampai subuh menunggu anak saya yang dinyatakan sudah lulus, tapi kok tiba-tiba ada kabar buruk bahwa anak kami tidak lulus. Ada apa sebenarnya dengan seleksi TNI AD ini?” ujar seorang ibu dalam video yang kini viral di berbagai platform media sosial 19/06

Dalam rekaman tersebut, terlihat banyak orang tua casis menyampaikan protes keras. Mereka menilai ada ketidaktransparanan dalam proses seleksi. Selain itu, sejumlah casis juga tampak kecewa dan mempertanyakan kejelasan tahapan seleksi yang mereka jalani.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Korem 161/Wirasakti Kupang maupun panitia seleksi TNI AD terkait polemik tersebut.*

Penulis: DJOHANES BENTAH

Berita Terkait

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎
Rayakan Hari Lahir ke-23, FMN Kupang Gelar Refleksi Kritis Perjuangan Organisasi
Soal Pemecatan 4 Pegawai KONI NTT, Ketua DPC GMNI Kupang: Tunggu Klarifikasi, Jangan Ada Rekayasa Opini Jelang PON 2028
HIPMALIM Raya Kupang Lantik Pengurus Baru, Perkuat Solidaritas Mahasiswa Muslim Manggarai
PMII Kota Kupang Kecam Represivitas Aparat dan Arogansi Pimpinan Daerah NTT
Menteri Abdul Mu’ti Gelar Kuliah Tamu di UM.KOE, Mahasiswa Soroti Akses Pendidikan

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 13:48

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK

Friday, 29 May 2026 - 11:38

Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Thursday, 21 May 2026 - 11:54

Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎

Wednesday, 20 May 2026 - 01:14

Rayakan Hari Lahir ke-23, FMN Kupang Gelar Refleksi Kritis Perjuangan Organisasi

Sunday, 17 May 2026 - 21:54

Soal Pemecatan 4 Pegawai KONI NTT, Ketua DPC GMNI Kupang: Tunggu Klarifikasi, Jangan Ada Rekayasa Opini Jelang PON 2028

Berita Terbaru

Korban dugaan penganiayaan berinisial KD (kanan) didampingi salah satu kuasa hukumnya, I Putu Agus Alit Diva Pranata, S.H. (kiri), usai membuat laporan resmi di Polsek Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Korban melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah dari mantan kekasihnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Sumber foto dok: Adv Florianus.

Hukum

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Tuesday, 2 Jun 2026 - 14:46