Bangunan di Lahan Sewa Diratakan, Investor Jepang Tempuh Jalur Hukum di Polda Bali

Friday, 17 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

NEWSLINE.ID – Seorang warga negara Jepang berinisial TK menempuh jalur hukum setelah bangunan yang berdiri di atas lahan yang disewanya di Bali diduga dihancurkan tanpa persetujuan. Kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali.

TK, didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum James Richard & Partners, memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan tambahan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pemeriksaan itu merupakan bagian dari proses penyelidikan atas dugaan tindak pidana perusakan.

Menurut kuasa hukum TK, I Gede Feri Kardiana, kliennya menyewa lahan tersebut secara sah dan telah memiliki rencana pemanfaatan bangunan yang berdiri di atasnya. Bangunan itu, kata dia, sedianya akan disewakan sementara sambil menunggu realisasi proyek pembangunan yang telah direncanakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sebelum rencana tersebut terlaksana, bangunan itu diduga dirobohkan dan diratakan tanpa persetujuan maupun perintah dari kliennya.

“Kami mendampingi klien dalam pemeriksaan tambahan di Ditreskrimum Polda Bali. Harapan kami, proses hukum berjalan secara profesional sehingga klien memperoleh keadilan. Bangunan yang berada di atas lahan sewa diduga dihancurkan secara sepihak tanpa persetujuan pemegang hak sewa. Tindakan seperti ini patut diusut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar I Gede Feri Kardiana kepada wartawan.

Pihak kuasa hukum meminta penyidik Ditreskrimum Polda Bali mengusut secara menyeluruh dugaan perusakan tersebut, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.

Kasus ini, menurut kuasa hukum, tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi kliennya, tetapi juga menghambat rencana investasi yang telah disiapkan di Bali.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung di Polda Bali. Belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun kepolisian mengenai hasil penyelidikan atas dugaan perusakan tersebut.

Perkembangan penanganan perkara ini dinilai akan menjadi perhatian publik, terutama terkait kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak penyewa serta iklim investasi di Bali.**

Penulis : DJB

Editor : Redaksi

Berita Terkait

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.
‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 02:13

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Wednesday, 16 September 2026 - 12:17

Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Berita Terbaru