Gubernur Melki Laka Lena Gerak Cepat Pantau Dampak Gempa di Flores

Saturday, 15 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers, Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, (Sumber Foto Dok: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT).

Siaran Pers, Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, (Sumber Foto Dok: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT).

Kupang, NEWSLINE.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB/ 05.58 WITA dengan kedalaman 15 kilometer dan berlokasi sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gubernur Melki Laka Lena mengatakan, sejak pagi pihaknya terus menerima laporan dari para kepala daerah dan berbagai pihak di wilayah Flores terkait kondisi pascagempa. Pemerintah Provinsi NTT langsung melakukan koordinasi untuk memastikan perkembangan situasi di berbagai daerah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak pagi tadi kami mendapat informasi dan dikontak dari pimpinan daerah di Flores dan berbagai kalangan di Flores yang menyampaikan kejadian gempa yang terjadi di Mbay, lebih dari 7 skala Richter dan berpotensi tsunami,” ujarnya.

Menurut Gubernur Melki, koordinasi terus dilakukan bersama para bupati, wakil bupati, serta jajaran pemerintah daerah di seluruh daratan Flores. Pemerintah daerah juga terus bergerak melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.

“Sejak pagi tadi, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, para bupati, wakil bupati dan berbagai jajaran yang ada di Flores. Kami cek berbagai kondisi yang terjadi dan juga para bupati dan wakil bupati se-daratan Flores juga terus memimpin penanganan kejadian gempa Flores ini yang kerusakannya kita lihat cukup serius,” kata Melki Laka Lena.

Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Gubernur Melki menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTT juga telah berkoordinasi dengan Forkompimda NTT juga dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk mendapatkan dukungan penanganan bencana.

“Kami sejak pagi tadi juga sudah koordinasi dengan Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Mensesneg, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang sangat terkait dengan kejadian untuk memberi dukungan. Dan rencananya besok, (Minggu, 16/8/2026), Kepala BNPB bersama tim akan masuk di Flores untuk menangani fase awal dan terus membantu masyarakat di Flores,” ujarnya.

Melki Laka Lena menyampaikan dukungan dari Pihak Kepolisian dan TNI yang telah menyiapkan personel untuk dikerahkan ke wilayah Flores guna mendukung proses penanganan dan membantu masyarakat terdampak. Adapun Personil Polda NTT, personil TNI AD dari Korem 161/Wira Sakti Kupang, Personil TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut VII , serta personil TNI AU Lanud El Tari telah dikerahkan untuk mendukung proses penanganan dampak gempa di wilayah Flores serta membantu masyarakat terdampak.

“Kami juga dapat informasi dari Kapolda NTT, Pak Danrem, juga dari Dankodaeral VII dan Danlanud AU El Tari Kupang yang sudah siapkan tim untuk dikerahkan ke Flores untuk membantu penanganan di gempa Flores,” katanya.

PUSDALOPS Diaktifkan, Data Kerusakan Terus Dikonsolidasikan

Sebagai bagian dari respons cepat, Gubernur Melki Laka Lena telah memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT untuk terus memantau perkembangan situasi di seluruh wilayah Flores.

BPBD juga diminta melakukan pendataan dan rekapitulasi seluruh kerusakan serta dampak yang ditimbulkan akibat gempa, baik terhadap rumah warga, fasilitas umum, maupun infrastruktur lainnya.

“Pemerintah provinsi juga sudah mengaktifkan PUSDALOPS, kepala BPBD dan tim terus bekerja untuk memantau kerusakan dan mengkonsolidasi semua data dan koordinasikan penanganan agar gempa Flores ini bisa ditangani secara maksimal,” tegas Melki.

Gubernur Melki juga meminta agar data kerusakan dari seluruh wilayah segera dikonsolidasikan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan penanganan dan bantuan yang akan disalurkan.

“Segera pantau kondisi seluruh wilayah Flores. Rekap semua kerusakan akibat gempa dan koordinasikan dengan pemerintah pusat. Segera siapkan bantuan dikirim ke wilayah terdampak,” tegas Gubernur Melki.

Ajak Masyarakat NTT Bergotong Royong

Gubernur Melki Laka Lena mengajak seluruh masyarakat NTT untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Sekali lagi kami berharap dan mohon doa dari seluruh masyarakat NTT untuk kita juga bisa dengan cara masing-masing beri dukungan bagi saudara, sahabat kita yang ada di Flores. Kita terus mendoakan agar mereka bisa hadapi ini dengan baik dan kita juga bisa gotong royong, bahu membahu membantu sesama kita,” ujarnya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, aparat keamanan, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh penanganan yang dibutuhkan.

Sementara itu, berdasarkan pemutakhiran BMKG, tsunami akibat gempa tersebut terdeteksi di sejumlah wilayah, antara lain Maurole–Ende sebesar 0,94 meter, Bulukumba 0,54 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, Pelabuhan Kewapante–Sikka 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, Sikka 0,19 meter, dan Dompu 0,17 meter.

Pemerintah Provinsi NTT terus memantau perkembangan kondisi di lapangan melalui BPBD bersama pemerintah kabupaten, aparat keamanan, serta instansi terkait.

Gubernur Melki juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta senantiasa mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Pemerintah Provinsi NTT memastikan penanganan dampak gempa akan terus dikawal. Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan. (**)

 

Penulis : Baldus Sae

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Berita Terkait

Dasa Cita Kedelapan Jadi Sorotan, Pemprov NTT Klaim Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Makin Meningkat
Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.
Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan
Sepakat Damai, Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Dituntut 7 Bulan Penjara: Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Jaksa
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Menunggu dibawah Reruntuhan: Ketika Regulasi Lebih Kuat dari Kemanusiaan di Manggarai Timur
Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste Kunjungi Kabupaten Belu: Dorong Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya Perbatasan

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 13:05

Dasa Cita Kedelapan Jadi Sorotan, Pemprov NTT Klaim Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Makin Meningkat

Saturday, 15 August 2026 - 09:44

Gubernur Melki Laka Lena Gerak Cepat Pantau Dampak Gempa di Flores

Friday, 7 August 2026 - 12:01

Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.

Wednesday, 10 June 2026 - 10:39

Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan

Thursday, 4 June 2026 - 17:14

Sepakat Damai, Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Dituntut 7 Bulan Penjara: Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Jaksa

Berita Terbaru

Siaran Pers, Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, (Sumber Foto Dok: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT).

Bencana Alam

Gubernur Melki Laka Lena Gerak Cepat Pantau Dampak Gempa di Flores

Saturday, 15 Aug 2026 - 09:44