Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, UM.Koe, Dekan FISIPOL Tekankan Kebersamaan

Wednesday, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan FISIPOL,Dr.Syarifuddin Darajad,S.Sos., M.Hum.,saat menyampaikan sambutan. Foto:Dok. Newsline/Sardiyanto/

Dekan FISIPOL,Dr.Syarifuddin Darajad,S.Sos., M.Hum.,saat menyampaikan sambutan. Foto:Dok. Newsline/Sardiyanto/

Newsline NTT – Dalam suasana penuh kehangatan pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Aula Gedung B UM.KOE,Rabu (8/04/2026).

‎Kegiatan ini mengusung tema “Idul Fitri Menguatkan Spiritualitas, Menyatukan Integritas, Menggerakkan Multikulturalitas”.Tema tersebut mencerminkan komitmen civitas akademika dalam mempererat nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat pe‎rsatuan di tengah keberagaman.

‎Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, universitas Muhammadiyah Kupang,Dr.Syarifuddin Darajad, S.Sos., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan, “Ketika kita bicara tentang silaturahmi, khususnya di bulan Ramadan kemarin, ada yang menyebut syukuran, ada yang menyebut silaturahim. Semua itu pada dasarnya adalah upaya kita untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan sebaik-baiknya.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kupang berfoto bersama usai kegiatan Halalbihalal Idul Fitri 1447 H di Aula B Kampus UMS.Koe, Rabu,8/04/2026.

‎Ia juga menambahkan, “Sering kali kita di NTT lupa makna takjil yang sebenarnya. Padahal, di situlah letak kreativitas orang-orang kita di NTT.”

‎Lebih lanjut, ia menyoroti kebiasaan dalam ucapan Idul Fitri. “Yang menarik dari ibu-ibu, ketika mengucapkan ‘minal aidin wal faizin’, semua mengatakan ‘mohon maaf lahir dan batin’. Padahal makna sebenarnya adalah semoga kita kembali kepada kesucian, kembali kepada kebenaran,” ujarnya.

‎Ia juga menjelaskan makna halal bihalal, “Istilah halal bihalal memiliki sejarah sekitar tahun 1920–1926, bertepatan dengan awal berdirinya Muhammadiyah. Kata ‘halal’ berasal dari bahasa Arab, sementara ‘bihalal’ berkembang di Indonesia. Ini berkaitan dengan bagaimana kita kembali kepada sesuatu yang baik dan halal.”

‎Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan dua hal penting yang harus dijaga selama Ramadan. “Ada dua hal yang harus kita jaga, yaitu hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan manusia,” katanya.

‎Ia pun mengingatkan pentingnya silaturahmi dalam keluarga. “Silaturahmi dengan orang tua adalah yang paling utama. Jangan sampai dalam bulan Ramadan kita tidak menjalin silaturahmi dengan orang tua. Begitu juga dalam hubungan suami dan istri. Istri yang baik adalah istri yang taat kepada suami, dan suami yang terbaik adalah suami yang memuliakan istrinya.”

‎Pada akhirnya, yang paling utama adalah menjaga silaturahmi antar sesama manusia,” tutupnya.

‎Acara Halalbihalal tersebut ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antar civitas akademika UM.Koe. Momentum ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat kekeluargaan di lingkungan kampus.***

‎

‎

‎

Penulis : Sardiyanto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe
Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Wednesday, 16 September 2026 - 00:04

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe

Saturday, 12 September 2026 - 00:40

Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Wednesday, 9 September 2026 - 00:49

Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44