NTT Newsline.id — Ikatan Keluarga Besar Elar Malang (IKBEM) Gelar acara Lebaran Bersama dengan mengusung tema “Dari perbedaan kita bertemu, dalam kebersamaan kita bersatu, merayakan bersama meraih kemenangan,” acara ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, serta sarat makna kebersamaan. Pada Sabtu (21/03/2026) di Cafe Kin Garage, Arjosari, Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi bagi anggota IKBEM yang berasal dari berbagai latar belakang. Dalam nuansa Idulfitri, pertemuan tersebut dimaknai sebagai ajang untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tanah rantau.
Ketua pelaksana, Yurni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara tidak lepas dari kerja sama dan kekompakan tim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja sama dengan baik. Berkat kerja keras kita semua, acara Lebaran bersama ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Orda IKBEM, Usman Harum menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia menyampaikan bahwa perbedaan bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan jembatan yang mempertemukan. Tema yang kita usung hari ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi menjadi refleksi dari perjalanan kita bersama. Dari perbedaan kita dipertemukan dengan latar belakang, karakter, dan cara pandang yang tidak selalu sama. Namun justru dari situlah kita belajar untuk saling memahami dan menghargai.
“Dalam kebersamaan, kita tidak hanya berkumpul, tetapi bersatu. Kita membangun rasa saling memiliki, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan bahwa IKBEM adalah ruang untuk tumbuh bersama. Tidak ada yang lebih kuat dari kebersamaan yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan saling menguatkan. Dan hari ini, kita merayakan kemenangan bukan hanya kemenangan setelah menjalani bulan Ramadan, tetapi juga kemenangan dalam menjaga persaudaraan, mengalahkan ego, serta merawat hubungan yang mungkin sempat renggang. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, kebersamaan sebagai fondasi, dan kemenangan ini sebagai awal untuk melangkah lebih jauh. Karena IKBEM bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang bagaimana kita terus berjalan bersama ke depan,” tutur Usman.
Lebih lanjut Pembina Orda, Fil Tota, turut memberikan pesan yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kekeluargaan. Ia berharap kebersamaan seperti ini tidak hanya terjalin dalam acara formal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari antaranggota.
“Saya berharap kebersamaan ini terus dijaga. Jangan hanya saat acara kita berkumpul, tetapi dalam keseharian pun kita tetap saling mendukung sebagai keluarga. IKBEM bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bagi kita semua. Mari kita rawat bersama dengan saling menghargai dan menghormati,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, alumni Ertus yang turut hadir juga menyampaikan kesan dan pesannya. Ia mengaku bangga melihat kekompakan anggota IKBEM yang tetap terjaga hingga saat ini.
“Saya bangga melihat teman-teman IKBEM tetap solid. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat rasa kekeluargaan. Semoga tradisi ini terus dilanjutkan, karena dari sinilah kita bisa saling mengenal lebih dekat dan menjaga hubungan tetap erat,” pungkasnya.
Momentum seperti ini sangat perlu untuk kita jaga dan kita rawat bersama dalam membangun solidaritas serta peradaban yang harus terus dijaga. Berharap, solidaritas yang tumbuh bukan hanya sekedar seremoni melainkan suatu bentuk kesadaran yang utuh dari semua anggota guna dapat menujukan eksistensi secara penuh yang mampu membawa perubahan serta mengabdi kepada masyarakat.
Editor : Hefri Persli









