Newsline.id, 25 Februari 2026 — Universitas Muhammadiyah Kupang turut ambil bagian dalam kegiatan Education Fair yang diselenggarakan oleh Pos Kupang. Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun lalu sebagai bagian dari program berkelanjutan di bidang pendidikan.
Education Fair tahun ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 28 Februari 2026 yang berlokasi di Lippo plaza Kupang, serta menjadi ajang pameran serta promosi kampus bagi sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang. Beberapa universitas yang terlibat antara lain Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Universitas Kristen Artha Wacana, Universitas Terbuka Kupang, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Universitas Karya Dharma, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Institut Agama Kristen Negeri Kupang, serta Universitas Muhammadiyah Kupang.

Education Fair ini bertujuan menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk mempresentasikan kelebihan dan keunggulan masing masing kepada peserta, khususnya siswa siswi SMA. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memperoleh informasi yang komprehensif mengenai pilihan perguruan tinggi sebelum menyelesaikan pendidikan menengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Partisipasi berbagai universitas diharapkan dapat membantu siswa menentukan pilihan secara lebih matang terkait jenjang pendidikan tinggi yang akan ditempuh.
Pada tahun ini, panitia menyelenggarakan dua jenis kegiatan lomba. Jika pada pelaksanaan sebelumnya hanya terdapat lomba English Speech, maka tahun ini ditambahkan satu kegiatan baru sehingga total terdapat dua perlombaan, yakni English Speech dan Cerdas Cermat yang dirancang untuk menarik minat dan partisipasi siswa.
Ketua panitia, Tedi Dias, dari hasil wawancara langsung yang dilakukan oleh tim humas UM.koe menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar kompetisi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa agar berani tampil di depan umum dan menunjukkan keunggulan dari sekolah mereka masing-masing. Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan cakupan yang lebih luas.
“Harapan besar kami, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan berkembang menjadi lebih besar lagi. Kami juga berupaya untuk menjalin kerja sama dengan lebih banyak universitas sebagai partisipan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh banyak siswa,” jelasnya.
Tahun ini, Education Fair diselenggarakan di empat kota, yakni Bali, Kupang, Lombok, dan Flores. Kupang menjadi kota pertama pelaksanaan, kemudian dilanjutkan ke Flores, Bali, dan terakhir Lombok.
Secara umum, panitia berharap kegiatan ini mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kami ingin NTT tidak lagi dipandang sebagai provinsi yang tertinggal. Pada kenyataannya, NTT memiliki anak-anak yang luar biasa dan mampu bersaing dengan provinsi lainnya. Semoga melalui kegiatan ini, generasi muda kita semakin berani dan tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan bagi keluarga serta masyarakat,” tutup Tedi Dias.
Dengan terselenggaranya Education Fair ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan siswa semakin kuat, serta mampu membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda di NTT.***
Penulis : Hefri Persli








