
Ruteng, Newsline NTT – Universitas Katolik St Paulus Ruteng menggelar Wisuda Mahasiswa Angkatan VI di Aula Asumta pada 6 Desember 2026. Sebanyak 1.304 mahasiswa resmi diwisuda, dengan 229 di antaranya meraih predikat cumlaude.
Dalam kesempatan ini, kampus menegaskan komitmennya untuk terus membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan, sehingga lulusan tidak hanya siap direkrut sebagai tenaga kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Hal ini disampaikan Rektor Unika, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Teol, dalam konferensi pers kepada media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Studi Lanjut dan Tenaga Dosen
Rektor menjelaskan bahwa kampus tengah menyiapkan sejumlah program studi baru, terutama di bidang yang sulit mendapatkan tenaga dosen dari luar. Untuk itu, alumni terbaik akan dipersiapkan menjadi dosen.
Selain itu, kampus juga menjalin komunikasi dengan mitra luar negeri guna membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2.
“Kami ingin alumni yang punya komitmen dan kemampuan bisa dipersiapkan kembali untuk mengajar di kampus,” ujarnya.
Harapan untuk Wisudawan
Rektor menekankan bahwa lulusan harus menjadi pribadi yang resilient, kritis, dan tanggap.
“Mereka tidak boleh hanya menunggu direkrut, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.
Pelatihan kewirausahaan yang rutin diberikan di kampus diyakini menjadi bekal penting bagi wisudawan untuk menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
Prestasi Kampus
Dalam kesempatan yang sama, Universitas Katolik St Paulus Ruteng juga meraih predikat “Sangat Baik” untuk Libertas. Rektor menyampaikan terima kasih kepada dosen, mahasiswa, yayasan, pemerintah, dan orang tua atas dukungan yang diberikan.
Saat ini kampus memiliki 33 dosen bergelar doktor (15% dari total) dan 64 dosen sedang menempuh studi doktoral. Targetnya, pada tahun 2029, 50% dosen sudah bergelar doktor.
“Mutu pendidikan bertumpu pada dosen sebagai pengajar dan pembimbing, bukan mesin,” tegasnya.
Rencana ke Depan
Kampus telah mengajukan pembukaan program studi baru di bidang bahasa Inggris, pertanian, dan sosial ekonomi. Dosen-dosen yang sudah ada siap mengajar di semester mendatang, menegaskan komitmen kampus untuk terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Penulis : Gabriel Esong








