GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Saturday, 22 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWALINE.ID – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kupang melaksanakan audiensi bersama pihak Universitas Muhammadiyah Kupang untuk bertujuan  membahas kondisi dan nasib mahasiswa yang terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) 21/08/2026.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ir. Syamsul Bahri, M.M., UM., bersama Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, serta jajaran pengurus DPC GMNI Kupang.

Dalam pertemuan tersebut, DPC GMNI Kupang menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi mahasiswa yang terdampak gempa, khususnya mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak bencana. GMNI Kupang menilai bahwa situasi pascabencana tidak hanya berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlanjutan pendidikan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Universitas Muhammadiyah Kupang menyampaikan bahwa upaya kemanusiaan telah dilakukan melalui penyaluran bantuan serta pengiriman tim relawan ke sejumlah wilayah terdampak. Nagekeo dan Manggarai Timur menjadi wilayah yang mendapatkan perhatian dan prioritas dalam penyaluran bantuan serta kegiatan kerelawanan.

Selain bantuan kemanusiaan, audiensi juga membahas keberlanjutan perkuliahan dan biaya pendidikan mahasiswa terdampak gempa. GMNI Kupang mendorong pihak universitas agar mempertimbangkan kondisi mahasiswa dan keluarga yang terdampak dalam menentukan kebijakan akademik maupun pembiayaan pendidikan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ir. Syamsul Bahri, M.M., UM., menyampaikan bahwa pihak rektorat akan segera melakukan koordinasi untuk membahas langkah dan kebijakan yang dapat diberikan kepada mahasiswa terdampak.

Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, menegaskan bahwa dalam situasi bencana, keberpihakan terhadap mahasiswa dan masyarakat terdampak harus menjadi perhatian bersama.

“Kami berharap pihak universitas dapat mengambil kebijakan yang berperikemanusiaan dan memberikan ruang bagi mahasiswa terdampak untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terbebani oleh situasi yang sedang mereka hadapi. Bencana bukan hanya persoalan kehilangan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keberlangsungan masa depan generasi muda,” ujar Jacson Marcus.

GMNI Kupang juga telah menyurati sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang untuk meminta perhatian dan informasi terkait kondisi mahasiswa yang terdampak gempa, termasuk langkah dan kebijakan yang akan diberikan oleh masing-masing perguruan tinggi. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen GMNI Kupang untuk memastikan kondisi mahasiswa terdampak dapat terdata dan mendapatkan perhatian serius dari pihak kampus.

Hingga saat ini, data sementara yang berhasil dihimpun GMNI Kupang mencapai sekitar 400 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang dan terdampak bencana gempa. Data tersebut dihimpun secara cepat melalui Google Form yang telah disebarkan kepada mahasiswa. GMNI Kupang menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan di lapangan.

Pendataan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi GMNI Kupang dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pihak kampus maupun pemangku kepentingan terkait, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang konkret, berkeadilan, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Penulis : Hans

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital
Pemkot Kupang Fasilitasi Bantuan Gempa Flores Bersama TASPEN dan Gekraf
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
10,4 Juta Terkumpul LSF LYCEUM dan BEMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang Respon Cepat Gelar Aksi Galang Dana Korban Gempa Flores
Sidak Pangkalan Minyak Tanah,Wali Kota Kupang Usulkan Tambahan Kuota Minyak Tanah 500 Kiloliter ‎ ‎
Wawali Buka Event Budaya dan Pesta Rakyat Liliba, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM ‎
Pemkot dan TP PKK Deteksi Dini, Lindungi Perempuan Kota Kupang dari Kanker
Wali Kota Kupang Lantik 148 Pejabat, Tekankan Tanggung Jawab dan Inovasi ‎

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 12:22

GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Wednesday, 19 August 2026 - 12:23

Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Tuesday, 18 August 2026 - 19:22

Pemkot Kupang Fasilitasi Bantuan Gempa Flores Bersama TASPEN dan Gekraf

Monday, 17 August 2026 - 16:16

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 23:45

10,4 Juta Terkumpul LSF LYCEUM dan BEMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang Respon Cepat Gelar Aksi Galang Dana Korban Gempa Flores

Berita Terbaru