PMKRI Cabang Ruteng Tutup LKK 2025 di Desa Gara: Eks Kursus Sosial Lahirkan Kepemimpinan Berbasis Kerakyatan

Monday, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selesai seremonial penutupan kegiatan LKK PMKRI Cabang Ruteng St. Agustinus di kantor Desa Gara

Ruteng, Newline NTT – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santu Agustinus secara resmi menutup rangkaian Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) tahun 2025 dengan menggelar Eks Kursus Sosial (EKSOS) di Desa Gara, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai.

Penutupan yang menandai puncak dari proses kaderisasi formal ini berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025. Rangkaian LKK sendiri telah dimulai sejak 11 November 2025 di Wisma Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, dan diakhiri dengan kegiatan lapangan yang mengedepankan keberpihakan kepada masyarakat.

Prosesi Adat dan Kehangatan Penerimaan Warga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

EKSOS dirancang sebagai proses pembelajaran lapangan yang fundamental, bertujuan mengasah kepekaan sosial dan menumbuhkan tradisi keberpihakan langsung terhadap persoalan masyarakat di akar rumput. Rombongan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan peserta LKK disambut hangat oleh masyarakat Desa Gara melalui prosesi adat di gerbang masuk desa.

Penyambutan ini diperkuat dengan kehadiran dua alumni PMKRI Cabang Ruteng, Venan Jerahu dan Tomi Jemahan (Angkatan 2014), yang turut mendampingi penerimaan, menegaskan komitmen kekeluargaan PMKRI yang berkelanjutan. Setelah penyambutan awal, ritual adat “tuak kapu” dilangsungkan di depan Kantor Desa Gara sebagai simbol penghormatan dan penerimaan resmi terhadap tamu.

Kepala Desa Gara: PMKRI Menempa ‘The Real Leader’

Kepala Desa Gara, Yohanes Mario Nombo, yang juga merupakan alumni PMKRI Cabang Ruteng, menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Desa Gara sebagai lokasi pembelajaran kader.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Rekan-rekan PMKRI Cabang Ruteng yang telah memilih Desa Gara sebagai tempat untuk belajar dan melihat secara langsung kehidupan masyarakat kami,” ujar Mario.

Secara lugas, ia menekankan peran organisasi tersebut dalam pembentukan kepemimpinan.

“Saya sadar, saya bisa memimpin Desa Gara karena ditempa oleh PMKRI. Karena itu, saya mengajak adik-adik untuk berproses dengan sungguh-sungguh,” tegasnya

Mario juga memaparkan upaya Pemerintah Desa Gara dalam membangun kemandirian ekonomi lokal melalui berbagai kelompok pemberdayaan, seperti produksi tempe, peternakan ayam petelur, kelompok Rojok Loce, dan pertanian hortikultura, termasuk rencana pembentukan kelompok pemberdayaan tuak/moke sebagai potensi kearifan lokal bernilai ekonomi tinggi.

Aksi Nyata dan Keberpihakan Intelektual Populis

Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, menjelaskan bahwa Eks Kursus Sosial adalah wujud nyata dari pendekatan kaderisasi intelektual populis PMKRI yang berorientasi pada keberpihakan terhadap kaum tertindas.

“Peserta menyebar ke setiap rumah warga agar dapat merasakan kehidupan masyarakat Desa Gara sekaligus mengamati gejala sosial yang terjadi,” jelas Kartika.

Selain melakukan observasi dan interaksi langsung, peserta LKK juga mengunjungi kelompok pemberdayaan desa, dan juga turut membantu pengerjaan pembangunan Kapela Stasi Gara.

Pesan Alumni: Pemimpin yang Hadir Bersama Rakyat

Seremonial penutupan LKK dilangsungkan di Aula Kantor Desa Gara. Dalam kesempatan tersebut, alumni PMKRI Cabang Ruteng, Frans Jehoda, memberikan pesan motivasi yang kuat.

“LKK adalah proses mempersiapkan diri menjadi The Real Leader  ke atas mampu berhadapan dengan tokoh besar, ke bawah hadir bersama rakyat, dan ke samping mampu berkolaborasi,” ujar Frans.

Ia menggarisbawahi pentingnya kader PMKRI meneladani Gerakan Yesus Kristus dan memimpin dengan perhatian penuh pada rakyat di akar rumput (grassroots).

Menutup kegiatan, Ketua Presidium Margareta Kartika menyampaikan rasa syukur atas penerimaan Pemerintah Desa Gara dan atusias sambutan hangat dari masyarakat Desa Gara yang penuh kehangatan selama dua hari kegiatan EKSOS.

“Meskipun kegiatan kami hanya berlangsung dua hari, namun Desa Gara telah memberi kesan yang kuat dan sangat  berpengaruh dalam proses pembentukan kepemimpinan peserta LKK,” tegas Kartika.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta LKK yang telah mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dari Tanggal 11 November 2025.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada peserta LKK. Semoga melalui kegiatan ini akan melahirkan tunas-tunas pemimpin masa depan untuk Gereja dan Tanah Air,” Harapnya .

Kartika mengakhiri sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kesuksesan LKK ke-7.

​“Saya, atas nama Dewan Pimpinan Cabang, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kontribusi dan partisipasi, baik moril maupun materil, dari para senior dan alumni PMKRI yang kami banggakan. Apresiasi yang sama juga kami sampaikan atas dedikasi dan kerja sama luar biasa dari seluruh Panitia Pelaksana, sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sukses,” tutupnya.

 

Penulis : Gabriel Esong

Berita Terkait

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe
Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎
Wali Kota Kupang: AI Harus Memperkuat Guru, Bukan Menggantikan Peran Guru
UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 00:04

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe

Saturday, 12 September 2026 - 00:40

Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi

Tuesday, 1 September 2026 - 12:21

Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3

Monday, 31 August 2026 - 20:38

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Sunday, 16 August 2026 - 22:33

Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44