Saverajaampat, Surga Dunia Yang Kini Rusak Akibat Aktivitas Tambang Nikel.

Friday, 6 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, newsline.id – 6 Juni 2025 | ‎Tokoh Mahasiswa Manggarai  NTT Bali I Putu Agus Karsha Saskara Putra S.Kom Mendesak Pemerintah Hentikan Aktivitas Tambang Nikel Di Raja Ampat.

‎Papua merupakan wilayah yang sangat kaya akan keindahan alamnya, sehingga menarik perhatian wisatawan mancanegara maupun domestik di seluruh penjuru dunia. Salah satu kepulauan yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Raja Ampat wilayah kepulauan yang dijuluki sebagai “Surga Terakhir” (The last paradise) di bumi.

‎Raja Ampat, yang terletak di Provinsi Papua Barat, Indonesia, dikenal sebagai salah satu tujuan penyelaman terbaik di dunia dan memiliki kekayaan terumbu karang yang luar biasa. Wilayah ini terdiri dari lebih dari 1.500 pulau kecil dan terumbu karang yang luas. Terumbu karang di Raja Ampat dikenal karena keanekaragaman hayati yang luar biasa.

‎Ancaman terhadap Raja Ampat tak hanya datang dari darat. Kasus kerusakan terumbu karang seluas 18.000 meter persegi akibat kapal pesiar asing pada tahun 2017 menjadi bukti bahwa wisata massal tanpa peraturan yang ketat juga dapat merusak ekosistem. Ditambah aktivitas tambang nikel yang masif saat ini semakin memperburuk keadaan.

‎Aktivitas Pertambangan di kawasan Raja Ampat ini dinilai sebagai ancaman nyata terhadap keanekaragaman hayati laut dan darat, serta terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat adat setempat.

‎” Saya menyerukan kepada seluruh masyarakat indonesia dan dunia untuk berdiri bersama-sama dalam menjaga Raja Ampat dari ancaman industri ekstraktif. ” ungkapnya karsah.

‎Penolakan ini juga diperkuat oleh hasil kajian ilmiah yang menunjukkan bahwa industri tambang di wilayah rawan bencana dan ekosistem rapuh seperti Raja Ampat berisiko tinggi menimbulkan kerusakan ekologis jangka panjang.

‎Tokoh mahasiswa manggarai ini juga mendesak Pemerintah pusat dan daerah segera mencabut atau menolak seluruh izin usaha pertambangan di wilayah Raja Ampat.

‎Mengembalikan hak pengelolaan wilayah kepada masyarakat adat sesuai prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC).

‎Mengembangkan model pembangunan berkelanjutan berbasis konservasi, pariwisata ramah lingkungan, dan kearifan lokal. Tegasnya.

‎Papua bukan tanah kosong!
‎Raja Ampat bukan untuk ditambang. Raja Ampat untuk dijaga. **

Reporter: DJOHANES BENTAH

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan
Sepakat Damai, Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Dituntut 7 Bulan Penjara: Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Jaksa
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste Kunjungi Kabupaten Belu: Dorong Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya Perbatasan
Fakta Sidang Kasus Pasar Ikan Danga, Andre Koreh Sebut Jaksa Jangan Hanya Cari Kesalahan
Hingga Akhir Juni, Proyek Fisik APBD Belu Belum Masuk Tender: Serapan Anggaran dan Ekonomi Lokal Terancam Lesu
Tiga Dekade Menanti Kepastian: Warga Resettlement Naibonat Tuntut Pengakuan Hukum atas Tanah Mereka

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 10:39

Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan

Thursday, 4 June 2026 - 17:14

Sepakat Damai, Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Dituntut 7 Bulan Penjara: Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Jaksa

Wednesday, 3 June 2026 - 13:48

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK

Friday, 29 May 2026 - 11:38

Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Friday, 4 July 2025 - 18:04

Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste Kunjungi Kabupaten Belu: Dorong Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya Perbatasan

Berita Terbaru