“Resolusi Pulau Kera: Suara Intelektual Menggema dari Kupang”

Thursday, 22 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, newsline.id – 22 Mei 2025 | Aula Gedung Pramuka Kupang mendadak jadi panggung gagasan brilian saat Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF) menggelar Dialog Publik bertajuk “Resolusi Pulau Kera”. Acara ini mengangkat subtema tajam: “Kontribusi Kaum Intelektual Terhadap Polemik Pulau Kera.”

Dua narasumber utama hadir membakar semangat diskusi: Yefta Sabaat, S.Ip., M.Ip., dosen FISIP UNDANA Kupang, dan Fadly Anetong, S.Sos., Koordinator AGRA NTT, dipandu oleh moderator energik Fathur Dopong, S.Pd..

Dialog ini dibuka langsung oleh Ketua Umum IKIF, Asten Bait, yang menyampaikan pesan kuat soal peran intelektual dalam perjuangan sosial. “Dialog ini bukan sekadar forum wacana, tapi ajakan untuk turun gelanggang dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat Pulau Kera,” tegas Asten penuh semangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pulau Kera bukan hanya tentang hamparan pasir dan ombak, tapi juga tentang identitas, hak hidup, dan budaya yang kini makin terjepit oleh arus pembangunan yang abai terhadap dimensi sosial dan ekologi. “Masalah di Pulau Kera tidak bisa disapu bersih dengan pendekatan birokratis semata. Dibutuhkan keberanian bersikap dan pemikiran kolaboratif lintas sektor,” lanjutnya.

Ia menutup sambutannya dengan kalimat yang memukul kesadaran: “Mari hadir sebagai bagian dari solusi. Persoalan Pulau Kera adalah tanggung jawab kolektif kita sebagai anak bangsa.”

Dialog Publik ini menjadi bukti bahwa kaum intelektual muda tidak hanya bisa berpikir, tapi juga bergerak. IKIF membuka ruang diskusi yang segar, kritis, dan membumi, membuktikan bahwa suara dari ruang aula bisa menggema sampai ke ruang kebijakan.***

Penulis: Djohanes Bentah

Berita Terkait

HMI Cabang Kupang Kecam Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025: Jangan Jadikan Hak Akses BBM Subsidi sebagai Alat Tekan Kepatuhan Pajak
Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎
UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎
Rayakan Hari Lahir ke-23, FMN Kupang Gelar Refleksi Kritis Perjuangan Organisasi
Soal Pemecatan 4 Pegawai KONI NTT, Ketua DPC GMNI Kupang: Tunggu Klarifikasi, Jangan Ada Rekayasa Opini Jelang PON 2028

Berita Terkait

Saturday, 4 July 2026 - 20:19

HMI Cabang Kupang Kecam Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025: Jangan Jadikan Hak Akses BBM Subsidi sebagai Alat Tekan Kepatuhan Pajak

Thursday, 4 June 2026 - 22:29

Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎

Thursday, 4 June 2026 - 18:22

UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif

Wednesday, 3 June 2026 - 13:48

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK

Friday, 29 May 2026 - 11:38

Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Berita Terbaru