NEWSLINE – Unit Kegiatan Mahasiswa Donasisampahmu.id menggelar pelatihan jurnalistik bertema “Menjadi Jurnalis Unggul dan Tangguh” di Universitas Muhammadiyah Kupang, Sabtu (2/5/2026).
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari Newsline.id, yakni Johanes Bentah selaku Pimpinan Redaksi Newsline.id NTT dan Sardiyanto Ulu sebagai Redaktur Pelaksana.
Kegiatan diikuti oleh anggota Humas Donasisampahmu.id dengan tujuan meningkatkan kapasitas di bidang jurnalistik. Hal ini selaras dengan komitmen Ketua Umum Donasisampahmu.id, Lucianos De Hefrianto Persli, dalam mendorong lahirnya jurnalis yang tangguh serat dapat menjadi nilai tawar dalam dunia kerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya bersama teman-teman pengurus terus berupaya meningkatkan kapasitas anggota dalam dunia jurnalistik yang dapat dimanfaatkan dalam dunia kerja,” ujarnya.
Diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Sardiyanto Ulu memaparkan tugas pokok dan fungsi jurnalistik yang didukung dasar hukum, seperti Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 dan 28F serta Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Ia juga menekankan prinsip dasar jurnalistik, seperti kebenaran fakta, verifikasi, independensi, dan tanggung jawab.
Selain itu, disampaikan pula batasan kebebasan pers, antara lain tidak menyebarkan hoaks atau fitnah, menghormati privasi, menjunjung praduga tak bersalah, serta menjaga keberimbangan informasi.
Johanes Bentah kemudian menjelaskan dasar-dasar jurnalistik dan teknis kerja reporter di lapangan. “Jurnalis yang handal adalah yang mampu menyajikan data hasil investigasi serta menjaga keberimbangan informasi dari narasumber,” jelasnya.
Ia juga membagikan pengalaman saat melakukan investigasi di lapangan yang kerap menghadapi intimidasi. Menurutnya, jurnalis harus bertanggung jawab terhadap data dan fakta yang disajikan serta mampu beradaptasi dengan situasi di lapangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik penulisan berita dan strategi wawancara menggunakan pendekatan 5W+1H untuk memperkuat kemampuan peserta.
Pelatihan ditutup dengan harapan ketua umum berharap agar kegiatan ini mampu memperkuat pemahaman mahasiswa dalam jurnalistik.
“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan output yang baik serta meningkatkan kemampuan wawancara dan penulisan berita,” tutup Lucianos. (*)
Penulis : Hefri Persli
Editor : Redaksi








