Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UMK Kembangkan Metode Karya Wisata pada Materi Pranata Budaya

Friday, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fatukoa,newsline.id 24 April 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) mengembangkan metode karya wisata sebagai bagian dari pembelajaran pada materi pranata budaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, dengan fokus pada kearifan lokal masyarakat Dawan.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi inovatif mahasiswa dalam menjalankan kurikulum Merdeka Belajar, yang mengedepankan pengalaman langsung dalam mempelajari nilai-nilai budaya dan pranata adat lokal.

Dosen pengampu mata kuliah, Idris, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai budaya lokal melalui praktik langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya mengamati bentuk-bentuk pranata budaya masyarakat Dawan, tetapi juga berdialog langsung dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hal ini penting agar mereka memahami secara utuh nilai-nilai kearifan lokal yang masih terjaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pendekatan karya wisata ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menerima konsep secara teoritis, tetapi juga mengalami langsung bagaimana kearifan lokal diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

“Harapannya, mahasiswa dapat memahami secara praktis dan empiris makna dari nilai-nilai budaya tersebut. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengandalkan penjelasan dosen di kelas, tetapi juga belajar langsung dari masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Idris menekankan bahwa metode ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, yang mendorong kolaborasi antara teori dan praktik di dunia nyata.***

Penulis: Hefri Persil

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi
MERANTAU BUKAN BUDAYA, TAPI AKIBAT LEMAHNYA TATA KELOLA: MEMBACA ULANG ALASAN ANAK MUDA NTT PERGI MERANTAU
HMI Cabang Kupang Kecam Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025: Jangan Jadikan Hak Akses BBM Subsidi sebagai Alat Tekan Kepatuhan Pajak
Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan
Melestarikan Budaya Lokal sebagi Identitas Nasional di Tengah Arus Globalisasi dan Perkembangan Teknologi ‎
Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎
UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif
Sepakat Damai, Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Dituntut 7 Bulan Penjara: Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Jaksa

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 10:05

Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi

Tuesday, 7 July 2026 - 19:42

MERANTAU BUKAN BUDAYA, TAPI AKIBAT LEMAHNYA TATA KELOLA: MEMBACA ULANG ALASAN ANAK MUDA NTT PERGI MERANTAU

Saturday, 4 July 2026 - 20:19

HMI Cabang Kupang Kecam Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025: Jangan Jadikan Hak Akses BBM Subsidi sebagai Alat Tekan Kepatuhan Pajak

Wednesday, 10 June 2026 - 10:39

Law Firm James Richard & Partners Berhasil Mediasi Kasus Dugaan Penganiayaan di Polsek Marga Tabanan

Wednesday, 10 June 2026 - 04:11

Melestarikan Budaya Lokal sebagi Identitas Nasional di Tengah Arus Globalisasi dan Perkembangan Teknologi ‎

Berita Terbaru