Paskah di Tengah Badai: Semangat Iman Umat kristiani Kota Kupang Tak Pernah Padam

Saturday, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,newline.id | Suasana yang biasanya hangat dan cerah di momen Paskah berubah menjadi dingin dan penuh tantangan. Namun, satu hal yang tetap menyala terang di tengah cuaca buruk itu adalah semangat iman umat Kristiani di kota Kupang  tidak pernah luntur.

Selama dua hari kota Kupang di guyuri dengan hujan dan angin yang sangat keras, ditengah perayaan paskah. Gereja  dipenuhi dengan umat yang datang dengan pakaian basah, dan langkah kaki yang tergesah gesah karena buruknya cuaca yang dibarengi dengan angin dan petir.

Mereka tidak datang untuk sekedar rutinitas keagaman saja. Tetapi, percaya akan  pengharapan dan sukacita atas kebangkitan sang penebus. Bagi mereka badai bukanlah halangan, melainkan bagian dalam perjalanan iman akan kesetiaan kepada Yesus Kristus sang penebus. Karena paskah selalu menjadi refleksi iman  bagi umat kristen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini adalah perayaan kemenangan umat kristiani atas dosan dan kematian, simbol pengharapan baru dan sukacita iman sejati. Maka, badai menjadi simbol bahwa dalam kehidupan umat kristiani selalu ada  rintangan dan tantangan yang membuat iman kita goyah. Tapi kasih dan cinta Tuhan tetap setia dalam pengharapan karena cintanya sangat besar terhadap kita umat manusia.

Kupang menjadi salah satu  simbol ketaatan iman sejati kepada sang pencipta, walaupun di tengah rerintihan hujan. Hentakan langkah kaki tak pernah berhenti untuk melangkah, Mereka hadir dengan wajah penuh keyakinan,menyanyikan pujian dengan suara mengalahkan derunya hujan, dan memanjatkan doa yang menembus langit gelap.

karena iman yang besar umat kristiani percaya akan sukacita dan kemenangan dari sang pencipta penebus dosa umat manusia. Semangat seperti inilah yang membuat Paskah menjadi lebih dari sekadar perayaan liturgi. Ia menjadi perwujutan iman yang hidup dan percaya akan keselamatan yang sungguh sangat nyata.(***)

Penusli : Hefri Persli.

Berita Terkait

Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎
UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎
Rayakan Hari Lahir ke-23, FMN Kupang Gelar Refleksi Kritis Perjuangan Organisasi
Soal Pemecatan 4 Pegawai KONI NTT, Ketua DPC GMNI Kupang: Tunggu Klarifikasi, Jangan Ada Rekayasa Opini Jelang PON 2028
HIPMALIM Raya Kupang Lantik Pengurus Baru, Perkuat Solidaritas Mahasiswa Muslim Manggarai

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 22:29

Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎

Thursday, 4 June 2026 - 18:22

UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif

Wednesday, 3 June 2026 - 13:48

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK

Friday, 29 May 2026 - 11:38

Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Thursday, 21 May 2026 - 11:54

Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎

Berita Terbaru