NEWSLINE.ID – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka Roadshow Tim Penggerak (TP) PKK Kota Kupang 2026 di UPTD SMP Negeri 1 Kupang, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat pendidikan karakter, kesehatan, serta perlindungan bagi remaja.
Kegiatan dihadiri Ketua TP PKK Kota Kupang Widya Cahya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang Ernest Ludji, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kupang Otniel Ie Lena, pengurus TP PKK, para guru, serta ratusan siswa dari sejumlah SMP di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Christian mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, karakter generasi muda menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemajuan sebuah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Membangun kota bukan hanya membangun gedung dan infrastruktur, tetapi juga membangun manusianya. Kota yang maju adalah kota yang memiliki masyarakat yang saling menghargai, peduli, dan bergotong royong,” ujar Christian.
Ia mengapresiasi inisiatif TP PKK Kota Kupang yang menggelar edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah preventif untuk membekali remaja menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan sosial maupun di ruang digital.
Dalam kesempatan itu, Christian juga mengingatkan para siswa agar berani melindungi diri dari kekerasan seksual melalui prinsip “Tolak, Lari, dan Cerita”.
“Jika ada tindakan yang membuat kalian merasa tidak nyaman, berani menolak, segera menjauh, dan ceritakan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya,” katanya.
Selain itu, ia mengajak para siswa menjaga kesehatan mental dan tetap mempertahankan cita-cita sejak dini. Menurut Christian, memiliki mimpi besar harus disertai komitmen untuk terus memperjuangkannya hingga dewasa.
Ketua Panitia Roadshow TP PKK Kota Kupang, Yeni Aman, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap remaja usia 12 hingga 15 tahun yang dinilai rentan terhadap berbagai pengaruh negatif.
Roadshow berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 dengan sasaran guru dan siswa di tujuh sekolah menengah pertama, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 11, SMPK Assumpta, MTs Muhammadiyah, dan SMP Adhyaksa Kota Kupang.
Materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi dan gizi remaja, kesehatan mental, pencegahan perundungan, literasi keuangan, bahaya pinjaman online ilegal, judi daring, investasi bodong, serta literasi digital dan etika bermedia sosial. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, tim psikolog, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Yayasan Kita Madani Kota Kupang.
Sementara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kupang Otniel Ie Lena menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang dan TP PKK atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga penting untuk membangun lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi anak.
Menurut Otniel, saat ini SMP Negeri 1 Kupang memiliki 1.049 siswa yang terbagi dalam 33 rombongan belajar dengan dukungan 86 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.***
Penulis : DJB
Editor : Redaksi








