Kupang, NEWSLINE.ID – Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe) menerima kunjungan perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), KONI Nusa Tenggara Timur, serta Diaspora Provinsi NTT di Aula Gedung B Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (29/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan venue untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan bersama oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam persiapan tersebut, Universitas Muhammadiyah Kupang ditetapkan sebagai salah satu lokasi pertandingan cabang olahraga Wushu yang akan digelar di Aula Gedung B.
Diaspora Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., memberikan apresiasi terhadap komitmen Universitas Muhammadiyah Kupang yang mendukung penuh penyelenggaraan PON 2028.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Provinsi NTT sangat berharap terjalin kolaborasi yang baik dengan perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Kupang merupakan salah satu perguruan tinggi yang cukup hebat di NTT dan telah bersedia mendukung venue untuk penyelenggaraan cabang olahraga Wushu. Ke depan, kemungkinan pengurus pusat cabang olahraga Wushu juga akan datang ke NTT untuk melihat kesiapan venue serta mengevaluasi berbagai kekurangan yang perlu dibenahi,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan Newsline.id di Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (29/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Kupang atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan Universitas Muhammadiyah Kupang terhadap penyelenggaraan PON 2028 di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Selain kesiapan sebagai tuan rumah, Dr. Alfonsus berharap atlet-atlet NTT mampu meraih prestasi terbaik pada ajang nasional tersebut.
“Harapan kita tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam prestasi. Kita optimistis mampu meraih sebanyak mungkin medali emas. Cabang olahraga yang dipertandingkan bukan hanya Wushu, mengingat NTT akan mempertandingkan 24 cabang olahraga,” harapnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur dapat berjalan sukses, sekaligus menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga daerah di tingkat nasional. (***)
Penulis : Lucianos De Hefrianto Persli
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas UM.Koe








