Oknum Developer Diduga Menipu, Warga Canggu Tempuh Jalur Hukum

Wednesday, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kuasa hukum dari Law Firm James Richard & Partners resmi membuat laporan polisi ke Polres Badung. Sumber Dok: Adv Florianus.

kuasa hukum dari Law Firm James Richard & Partners resmi membuat laporan polisi ke Polres Badung. Sumber Dok: Adv Florianus.

NEWSLINE – Bali, 29 April 2026, puluhan warga Banjar Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, bersama tim kuasa hukum dari Law Firm James Richard & Partners resmi membuat laporan polisi ke Polres Badung.

Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh oknum developer atas Fasilitas Umum (Fasum) di lingkungan Perumahan Canggu Permai.

Kronologi Laporan
Rikhardus Ikun, S.H., M.H., C.MNP. C.NSP., C.LFS., C.CPr., salah satu kuasa hukum warga sekaligus Direktur Law Firm James Richard & Partners, menjelaskan bahwa laporan dilayangkan setelah warga merasa dirugikan terkait status dan pemanfaatan Fasum yang sebelumnya dijanjikan developer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga sudah berkali-kali melakukan mediasi, tapi tidak ada itikad baik dari oknum developer. Hari ini kami tempuh jalur hukum agar ada kepastian hukum,” ujar Rikhardus usai membuat laporan, Rabu (29/4/2026).

Menurut keterangan warga, Fasum yang seharusnya menjadi hak bersama justru diduga disalahgunakan. Oknum developer diduga mensertifikatkan lahan Fasum tersebut tanpa sepengetahuan warga setempat. Tindakan itu dinilai tidak sesuai dengan perjanjian awal saat pemasaran perumahan.

Tuntutan Warga
Warga berharap aparat penegak hukum segera memproses laporan tersebut. Mereka meminta oknum developer bertanggung jawab atas perbuatannya demi kepentingan lingkungan warga setempat.

“Kami cuma minta hak kami sebagai warga. Fasum itu untuk anak-anak berolahraga dan kegiatan banjar lainnya,” kata salah satu perwakilan warga yang enggan disebut namanya.

Kasus dugaan penipuan oleh oknum developer terkait Fasum bukan kali pertama terjadi di wilayah Badung. Kuasa hukum mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli properti dan memastikan legalitas Fasum tercatat di site plan yang telah disahkan pemerintah daerah. (*)

Penulis : LDP

Editor : Redaksi

Berita Terkait

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.
‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI
Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎
Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
SEPAKAT DAMAI, KEDUA BELAH PIHAK TEMPUH JALUR RESTORATIF JUSTICE

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 02:13

LAPORAN NAIK SIDIK KUASA HUKUM APRESIASI PENYIDIK SEKALIGUS MEMONITOR PROSES PENYIDIKAN.

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Saturday, 26 September 2026 - 13:44

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Wednesday, 16 September 2026 - 12:17

Itikad Baik Tersangka Diapresiasi, Kasus Laka Lantas di Denpasar Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Berita Terbaru