Mahasiswa GAMAS-UMK Kupang Gelar Aksi Bersih Kampus, Lawan Budaya Apatis dan Bangun Solidaritas

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa GAMAS-UMK berpose usai aksi bersih-bersih kampus Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai wujud kepedulian lingkungan dan penolakan budaya apatis.  

Mahasiswa GAMAS-UMK berpose usai aksi bersih-bersih kampus Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai wujud kepedulian lingkungan dan penolakan budaya apatis.  

NEWSLINE.ID – Gabungan Mahasiswa Asal Sumba Universitas Muhammadiyah Kupang (GAMAS-UMK) menggelar aksi bersih-bersih lingkungan kampus melalui kegiatan Bakti Sosial Akademik bertajuk Peduli Lingkungan. Aksi ini dimaknai sebagai wujud kepedulian sekaligus sikap ideologis mahasiswa terhadap ruang hidupnya.

Melalui WhatsApp Ketua GAMAS-UMK, Agustinus Wungo, menegaskan kampus bukan sekadar ruang belajar, melainkan juga ruang perjuangan, pembentukan kesadaran, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Aksi ini lahir dari kegelisahan kami terhadap budaya apatis di kampus. Mahasiswa tidak boleh diam, kampus harus dirawat sebagai ruang hidup bersama,” ujarnya pada 19/26.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agustinus, kegiatan bersih-bersih bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari komitmen kolektif untuk membangun kesadaran kritis, disiplin, dan solidaritas di kalangan mahasiswa.

“Kampus dipandang sebagai tempat membangun kesadaran, berpikir kritis, dan berjuang untuk perubahan, bukan hanya belajar teori,” tuturnya.

Ia menambahkan, nilai kepedulian, tanggung jawab, dan solidaritas harus ditanamkan agar mahasiswa tidak acuh terhadap lingkungan.

“Kurangnya kesadaran mahasiswa dan sikap apatis yang masih tinggi menjadi alasan kami bergerak,” katanya.

Agustinus berharap aksi kecil seperti bersih-bersih kampus dapat menjadi contoh nyata yang menular ke banyak orang.

“Aksi kecil bisa jadi contoh nyata, menular ke banyak orang, dan perlahan menciptakan perubahan besar di masyarakat,” tutupnya.***

 

Penulis : DJOHANES JULIUS BENTAH

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bangga! Mahasiswa UM.Koe Humaira Salma Raih Juara 3 Public Speaking Internasional di Malaysia 2026  
Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, UM.Koe, Dekan FISIPOL Tekankan Kebersamaan
UM. Koe Kupang Gelar Silahturahmi Idul Fitri 1447 H, Teguhkan Spiritualitas dan Integritas Civitas Akademika
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan
‎Wapres Gibran Buka Festival Paskah Kupang,Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Toleransi 
Oknum Guru dan Kaur Desa Naitae Jadi Sorotan: Diduga Fasilitasi Penipuan Polisi Palsu, Korban Rugi Rp12,5 Juta
Hadir di MPAB FOSMAB Kupang,Vegal Manek Membawakan Materi Untuk Para Calon Angota Baru  ‎
MPAB Fosmab Kupang 2026 Jadi Wadah Pembentukan Kepemimpinan,Anggota Baru Mulai Berproses
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 20 April 2026 - 03:25

Mahasiswa GAMAS-UMK Kupang Gelar Aksi Bersih Kampus, Lawan Budaya Apatis dan Bangun Solidaritas

Saturday, 18 April 2026 - 16:56

Bangga! Mahasiswa UM.Koe Humaira Salma Raih Juara 3 Public Speaking Internasional di Malaysia 2026  

Wednesday, 8 April 2026 - 19:08

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, UM.Koe, Dekan FISIPOL Tekankan Kebersamaan

Wednesday, 8 April 2026 - 12:38

UM. Koe Kupang Gelar Silahturahmi Idul Fitri 1447 H, Teguhkan Spiritualitas dan Integritas Civitas Akademika

Monday, 6 April 2026 - 21:53

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45