Warga Oekofu Bersama Sekolah Bergerak, Perbaiki Distribusi Air Bersih ‎

Thursday, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Oekofu bersama siswa SMAK St. Agustinus Raimanuk dan Babinsa Desa Renrua saat melakukan gotong royong perbaikan jalur pipa air bersih di lokasi sumber mata air.Foto:Dok.Deni Manek/

Warga Dusun Oekofu bersama siswa SMAK St. Agustinus Raimanuk dan Babinsa Desa Renrua saat melakukan gotong royong perbaikan jalur pipa air bersih di lokasi sumber mata air.Foto:Dok.Deni Manek/

Newsline NTT – Warga Dusun Oekofu, Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, menggelar gotong royong untuk memperbaiki jalur distribusi air bersih yang mengalami kerusakan.Informasi ini diterima media melalui rilis WhatsApp Kamis,(2/4/2026).

‎Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi krisis air bersih yang dalam beberapa waktu terakhir menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk kebutuhan rumah tangga dan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Babinsa Renrua bersama para siswa terpantau sedang meninjau sekaligus membersihkan sumber mata air.

Gotong royong tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat, Kepala Sekolah bersama siswa asrama putra SMAK St. Agustinus Raimanuk, hingga Babinsa Desa Renrua yang turut membantu pengamanan dan koordinasi di lapangan.

‎Fokus utama kegiatan adalah membersihkan sumber mata air dari sedimen dan sumbatan, serta memperbaiki jalur pipa yang rusak di sepanjang aliran menuju permukiman warga.

‎Kepala Dusun Oekofu, Deni Manek, mengatakan bahwa kerusakan pipa menjadi penyebab utama terganggunya distribusi air. Ia menyebut banyak pipa yang sudah tua dan mengalami kebocoran di sejumlah titik.

‎”Selama ini warga terpaksa melakukan perbaikan darurat, bahkan menggunakan ban dalam motor untuk menambal pipa agar air tetap bisa mengalir,” ujarnya di

‎Menurutnya, kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya dalam pengadaan pipa baru agar distribusi air dapat berjalan normal dan berkelanjutan.

‎Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menunjang aktivitas di fasilitas umum seperti SMAK St. Agustinus Raimanuk dan PAUD Dasarai.

‎Melalui kegiatan gotong royong ini, warga berharap ada solusi jangka panjang dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur air bersih di wilayah mereka.***

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana
Janji Relokasi Dipertanyakan, Warga Nilai Pembongkaran Lapak oleh Satpol PP Kabupaten Kupang Minim Sosialisasi  ‎
Keluhan Pelayanan di SPBU Pertamina Halilulik: Warga Harapkan Kesetaraan Akses BBM
Buntu Komunikasi, Debitur Belu Desak FIF Kembalikan Motor yang Disita Paksa ‎
Upaya Kuasa Hukum Law Firm James Richard & Partners Berhasil Fasilitasi RJ Kasus Penggelapan Rp1,1 Miliar di PN Denpasar
Notaris Mangkir 2 Kali Sidang, Tim Kuasa Hukum WNA Laporkan ke Dewan Kehormatan Notaris Badung
Oknum Debt Collector FIF Tarik Motor Paksa di Tempat Kerja Tanpa Penyerahan Kunci Kontak ‎
‎Selesai Renovasi Oktober 2024, Asrama Mahasiswa Belu di Kupang Masih Kosong, FOSMAB Desak Pemkab Segera Aktifkan ‎

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:46

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Friday, 29 May 2026 - 22:22

Janji Relokasi Dipertanyakan, Warga Nilai Pembongkaran Lapak oleh Satpol PP Kabupaten Kupang Minim Sosialisasi  ‎

Thursday, 14 May 2026 - 18:45

Keluhan Pelayanan di SPBU Pertamina Halilulik: Warga Harapkan Kesetaraan Akses BBM

Tuesday, 12 May 2026 - 22:57

Buntu Komunikasi, Debitur Belu Desak FIF Kembalikan Motor yang Disita Paksa ‎

Tuesday, 12 May 2026 - 22:49

Upaya Kuasa Hukum Law Firm James Richard & Partners Berhasil Fasilitasi RJ Kasus Penggelapan Rp1,1 Miliar di PN Denpasar

Berita Terbaru

Korban dugaan penganiayaan berinisial KD (kanan) didampingi salah satu kuasa hukumnya, I Putu Agus Alit Diva Pranata, S.H. (kiri), usai membuat laporan resmi di Polsek Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Korban melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah dari mantan kekasihnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Sumber foto dok: Adv Florianus.

Hukum

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Tuesday, 2 Jun 2026 - 14:46