Akses Jalan Weoe Terputus Akibat Longsor,IMMALA Kupang Desak Bupati Malaka untuk Dengar Tangisan Rakyat  ‎

Sunday, 21 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan penghubung antara Dusun Uluklubuk dan Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.Foto:Dok.hironimus/

Kondisi jalan penghubung antara Dusun Uluklubuk dan Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.Foto:Dok.hironimus/

Newsline NTT – Akses jalan penghubung antara Dusun Uluklubuk dan Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, mengalami kerusakan total akibat longsor.Menurut informasi yang diterima awak media,kondisi ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (20/06/2026), menyebabkan banjir dan longsoran tanah yang merusak infrastruktur jalan secara masif.

‎Bagi warga sekitar, jalan penghubung Uluklubuk-Weoe bukan sekadar akses transportasi antarwilayah, melainkan harapan hidup dan jalur vital bagi aktivitas sehari-hari. Kerusakan total pada bahu jalan yang sebenarnya sudah terjadi sejak lama ini menjadi tangisan masyarakat karena faktor pembiaran yang tidak pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah. Warga khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, selain menghambat perputaran ekonomi, lahan dan kebun di sekitar sungai akan perlahan-lahan terkikis habis oleh longsor. Meskipun masalah ini telah disuarakan ke pemerintah setempat, hingga kini belum ada jawaban maupun penanganan yang memadai.

‎Menanggapi situasi darurat ini, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Malaka IMMALA- Kupang, Hironimus Klau, memberikan peringatan tegas kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka SBS-HMS. Ia mengkritik keras prioritas anggaran daerah yang dinilai tidak berpihak pada kebutuhan rakyat kecil. “Jangan hanya mengurus sepak bola yang menghabiskan anggaran tetapi tidak menjawab kebutuhan masyarakat kecil,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum IMMALA Kupang, Hironimus Klau,Foto Dok.Hironimus/

Ketua Umum IMMALA Kupang, Hironimus Klau menyatakan bahwa peristiwa longsor di Dusun Uluklubuk harus menjadi alarm keras bagi kepala daerah untuk lebih peka terhadap persoalan masyarakat kecil di Kabupaten Malaka. Ia mendesak pasangan SBS-HMS untuk segera mengambil tindakan nyata mengatasi bencana alam dan kerusakan infrastruktur ini. Masalah infrastruktur, lanjutnya, tentu tidak hanya terjadi di wilayah Weoe, namun juga di berbagai wilayah lain yang sama-sama membutuhkan intervensi serius dari pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terkait belum menunjukkan gerak cepat atau tindakan nyata di lapangan untuk menangani putus totalnya akses jalan penghubung Dusun Uluklubuk-Weoe.(*)

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Sengketa Tanah di Leonmeni: Ahli Waris Bantah Pemberitaan yang Dinilai Tidak Sesuai Fakta
Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana
Janji Relokasi Dipertanyakan, Warga Nilai Pembongkaran Lapak oleh Satpol PP Kabupaten Kupang Minim Sosialisasi  ‎
Upaya Kuasa Hukum Law Firm James Richard & Partners Berhasil Fasilitasi RJ Kasus Penggelapan Rp1,1 Miliar di PN Denpasar
Notaris Mangkir 2 Kali Sidang, Tim Kuasa Hukum WNA Laporkan ke Dewan Kehormatan Notaris Badung
IKATAN MAHASISWA BORONG KUPANG (IMBK) MENGGELAR PELANTIKAN BADAN PENGURUS BARU PERIODE 2025/2026. 
Dugaan Intervensi APBDes di Malaka, PLT PMD Tawarkan Imbalan Terkait Proyek Pupuk Desa
Fasum Disertifikatkan, Warga Melawan

Berita Terkait

Sunday, 21 June 2026 - 20:47

Akses Jalan Weoe Terputus Akibat Longsor,IMMALA Kupang Desak Bupati Malaka untuk Dengar Tangisan Rakyat  ‎

Wednesday, 17 June 2026 - 17:47

Babak Baru Kasus Sengketa Tanah di Leonmeni: Ahli Waris Bantah Pemberitaan yang Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 2 June 2026 - 14:46

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Friday, 29 May 2026 - 22:22

Janji Relokasi Dipertanyakan, Warga Nilai Pembongkaran Lapak oleh Satpol PP Kabupaten Kupang Minim Sosialisasi  ‎

Tuesday, 12 May 2026 - 22:49

Upaya Kuasa Hukum Law Firm James Richard & Partners Berhasil Fasilitasi RJ Kasus Penggelapan Rp1,1 Miliar di PN Denpasar

Berita Terbaru