MPAB Fosmab Kupang 2026 Jadi Wadah Pembentukan Kepemimpinan,Anggota Baru Mulai Berproses

Sunday, 22 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Badan Pengurus senior, alumni, dan tamu undangan usai pembukaan kegiatan seremonial hari pertama MPAB Fosmab Kupang, Sabtu 21/03/2026.(Foto: Fosmab/Yulius)

Foto bersama Badan Pengurus senior, alumni, dan tamu undangan usai pembukaan kegiatan seremonial hari pertama MPAB Fosmab Kupang, Sabtu 21/03/2026.(Foto: Fosmab/Yulius)

Newsline NTT – Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab) Kupang, menggelar hari pertama Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dengan jumlah peserta baru sebanyak 29 orang. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Maret 2026,di Kupang sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi.

‎Kegiatan pembukaan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Ketua Umum Fosmab Kupang, Yulius Yasintus Mali, dalam sambutannya menegaskan bahwa MPAB bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk menanam benih kepemimpinan bagi generasi muda Belu di Kupang.

‎”Hari ini kita sedang menyaksikan proses penyemaian. Kita menanam benih-benih kepemimpinan di tanah solidaritas anak-anak Belu,” ujar Yulius kepada wartawan Neswline(22/03/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Sinergi Muda untuk Organisasi serta Membangun Inovasi dan Kolaborasi demi Jiwa Kepemimpinan yang Solid.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang dituntut mampu bekerja sama di tengah perkembangan zaman.

Suasana MPAB Fosmab Kupang saat mengheningkan cipta dalam rangkaian kegiatan hari pertama.Foto: Yulius/

‎Yulius menjelaskan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam membangun organisasi. Menurutnya, istilah sinergi yang berasal dari bahasa Yunani synergos memiliki arti bekerja bersama-sama. Hal ini penting karena tidak ada individu yang mampu bekerja sendiri tanpa dukungan orang lain.

‎”Perbedaan latar belakang, baik asal daerah maupun cara berpikir, justru menjadi kekuatan jika disatukan dalam semangat kebersamaan,” katanya.

‎Selain itu, ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi, khususnya bagi generasi muda yang hidup di era digital. Inovasi, menurutnya, tidak harus selalu besar, tetapi bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mempromosikan budaya Belu melalui konten kreatif di media sosial.

‎Ia menambahkan, inovasi tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kolaborasi. Karena itu, Fosmab diharapkan mampu membangun kerja sama, baik internal organisasi maupun dengan pihak eksternal, termasuk organisasi lain di Kupang dan masyarakat di Kabupaten Belu.

‎Lebih lanjut, Yulius menekankan bahwa kepemimpinan yang solid bukan soal jabatan, melainkan tentang kemampuan melayani dan rasa tanggung jawab terhadap organisasi.

‎”Kepemimpinan itu bukan tentang siapa yang memerintah, tetapi siapa yang mau melayani dan berkontribusi,”tegasnya.

‎Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh anggota baru untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPAB dengan penuh keseriusan dan semangat belajar. Ia juga berharap para peserta mampu membangun relasi, memperluas wawasan, serta memperkuat rasa kekeluargaan selama berada di Kupang.

‎Kegiatan MPAB ini diharapkan menjadi awal terbentuknya generasi muda Belu yang berkarakter, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.***

Penulis : Sardiyanto

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, UM.Koe, Dekan FISIPOL Tekankan Kebersamaan
UM. Koe Kupang Gelar Silahturahmi Idul Fitri 1447 H, Teguhkan Spiritualitas dan Integritas Civitas Akademika
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan
‎Wapres Gibran Buka Festival Paskah Kupang,Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Toleransi 
Oknum Guru dan Kaur Desa Naitae Jadi Sorotan: Diduga Fasilitasi Penipuan Polisi Palsu, Korban Rugi Rp12,5 Juta
Hadir di MPAB FOSMAB Kupang,Vegal Manek Membawakan Materi Untuk Para Calon Angota Baru  ‎
Ketika Bahasa Menjadi Rumah: Gagasan Anak Muda NTT untuk Masa Depan Budaya
Aliansi Peduli Demokrasi Gelar Aksi di Depan Polda NTT, Desak Tindak Lanjut Oknum Polisi 

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 19:08

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, UM.Koe, Dekan FISIPOL Tekankan Kebersamaan

Wednesday, 8 April 2026 - 12:38

UM. Koe Kupang Gelar Silahturahmi Idul Fitri 1447 H, Teguhkan Spiritualitas dan Integritas Civitas Akademika

Monday, 6 April 2026 - 21:53

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan

Monday, 6 April 2026 - 14:24

‎Wapres Gibran Buka Festival Paskah Kupang,Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Toleransi 

Tuesday, 24 March 2026 - 00:16

Oknum Guru dan Kaur Desa Naitae Jadi Sorotan: Diduga Fasilitasi Penipuan Polisi Palsu, Korban Rugi Rp12,5 Juta

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45