DI BALIK GOTONG ROYONG PEMUDA: KISAH JEMBATAN DAN JALAN YANG DITINGGAL PEMERINTAH ‎ 

Saturday, 7 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Wae Wira Desa Tengku kecamatan Kuwus Barat Foto:Doc.FB Enok/SRT/

Jembatan Wae Wira Desa Tengku kecamatan Kuwus Barat Foto:Doc.FB Enok/SRT/

Newsline NTT-Ada sesuatu yang menyakitkan ketika sebuah jembatan dan jalan yang menjadi tulang punggung wilayah harus diselamatkan oleh tangan-tangan muda tanpa dukungan apapun dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Jembatan dan jalan Di Desa Tengku. Kusus di Jembatan Wae Wira dan Jalan Di desa Tengku di Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, adalah bukti nyata tentang itu.

‎Sebagai jalur lintas yang menghubungkan Desa Tengku dengan Desa Golo Lewe, sekaligus menjadi akses bagi masyarakat Desa Golo Wedong dan Desa Ranggu menuju kecamatan, infrastruktur ini sudah berdiri selama 18 tahun. Tak sedikit tokoh penting daerah, termasuk Anggota-anggota DPRD Dapil Kuwus Barat, yang sering melintas di sini. Namun, perhatian dari pemerintah desa hingga kecamatan seolah tak pernah ada.

‎”Kita menyayangkan. Padahal jalan ini sudah belasan tahun dan digunakan oleh semua orang,” ucap Enok Januari, Ketua Pemuda Kampung Monsok Desa Tengku, dalam wawancara pada Sabtu (07/02).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tanpa ada pilihan lain, pada 18 Januari 2026, pemuda dari Desa Tengku bersama rekan-rekan dari Desa Golo Lewe menggelar gotong royong penuh hari – dari fajar hingga malam. Semua biaya berasal dari kontribusi mereka sendiri, meskipun secara administrasi infrastruktur itu berada di wilayah Desa Tengku.

‎Ini bukan hanya tentang jalan atau jembatan. Ini tentang bagaimana sebuah komunitas harus berjuang sendiri untuk mendapatkan hak dasar mereka: akses yang layak. Ketika pemerintah daerah tampaknya terlena atau tidak mampu merespons kebutuhan dasar masyarakat, semangat gotong royong yang sudah ada sejak lama menjadi satu-satunya penolong.

‎Harapan mereka sederhana namun berat maknanya: agar pihak berwenang mulai “melihat” jalur yang telah mengabdi selama belasan tahun ini. Karena infrastruktur yang baik bukan hanya investasi untuk kemajuan ekonomi, tapi juga bentuk penghormatan terhadap kesejahteraan rakyat yang dipercayakan kepadanya.***

Penulis : SRT

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

TRAGEDI CUNCA WULANG: Dua Wisatawan Austria Tewas Jatuh dari Jembatan Gantung, Praktisi Hukum Soroti Tanggung Jawab Pengelola 
Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional
Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa
Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo
Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  
Alumni MA Jabal Nur Watulendo Jadi Prajurit di Usia 21 Tahun, Enam Kali Gagal Tak Surutkan Langkah, Lolos di Percobaan Ketujuh ‎
Klaim Bukti Cukup Diragukan, Penggeledahan Rumah Gabriel Jahang Memicu Kritik Publik
TKA Gerbang Baru Pendidikan Indonesia Ujian Serentak Dimulai

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 14:02

TRAGEDI CUNCA WULANG: Dua Wisatawan Austria Tewas Jatuh dari Jembatan Gantung, Praktisi Hukum Soroti Tanggung Jawab Pengelola 

Sunday, 12 April 2026 - 00:58

Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional

Thursday, 19 February 2026 - 09:04

Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa

Tuesday, 17 February 2026 - 08:37

Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo

Monday, 16 February 2026 - 09:28

Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  

Berita Terbaru

Korban dugaan penganiayaan berinisial KD (kanan) didampingi salah satu kuasa hukumnya, I Putu Agus Alit Diva Pranata, S.H. (kiri), usai membuat laporan resmi di Polsek Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Korban melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah dari mantan kekasihnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Sumber foto dok: Adv Florianus.

Hukum

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Tuesday, 2 Jun 2026 - 14:46