Alumni MA Jabal Nur Watulendo Jadi Prajurit di Usia 21 Tahun, Enam Kali Gagal Tak Surutkan Langkah, Lolos di Percobaan Ketujuh ‎

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prada Irawansyah, foto bersama kedua orangtuanya usai pelantikan.(Foto:Doc. Neswline/SRT)

Prada Irawansyah, foto bersama kedua orangtuanya usai pelantikan.(Foto:Doc. Neswline/SRT)

Neswline NTT-Ribuan prajurit muda resmi dilantik dalam upacara penutupan pendidikan pertama TNI AD di Lapangan Hitam SECATA RINDAM IX/Udayana, Singaraja, Rabu (4/2/2026). Di antara barisan prajurit tersebut, terselip kisah perjuangan seorang pemuda asal Manggarai Barat yang tak pernah menyerah pada keadaan.

‎Dia adalah Prada Irawansyah (21), alumni Madrasah Aliyah Jabal Nur Watulendo angkatan 2022. Putra sulung dari lima bersaudara ini berasal dari keluarga sederhana di Lale Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Kedua orang tuanya, Masnur dan Siti Salma, menggantungkan hidup dari mengolah sawah.sebuah pekerjaan yang menjadi tumpuan utama masyarakat setempat.

‎Irawansyah lahir di Watulendo pada 1 Juli 2004. Semasa sekolah, Ia bukan termasuk siswa berprestasi secara akademik. Namun, satu hal yang menonjol dari dirinya adalah keteguhan untuk terus mencoba. Keinginan menjadi prajurit TNI membawanya menempuh proses panjang dan melelahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tercatat, ia mengikuti seleksi TNI sebanyak tujuh kali. Enam kali gagal tak membuatnya mundur. Ia terus memperbaiki diri, memperkuat fisik, menjaga disiplin, dan berlatih dengan tekun hingga akhirnya dinyatakan lolos pada kesempatan ketujuh.

‎“Dia termasuk siswa yang tidak mudah putus asa. Berkali-kali gagal, tapi tetap datang mencoba lagi,” ungkap Kepala Sekolah MA Jabal Nur Watulendo saat ditemui usai pelantikan.

‎Momen pelantikan menjadi hari yang penuh haru bagi keluarga. Ibu Siti Salma tak kuasa menahan air mata ketika mendampingi putranya. Sementara sang ayah, Masnur, dengan kemeja kotak sederhana, berdiri tegap menyaksikan anaknya kini mengenakan seragam hijau TNI-sebuah kebanggaan besar bagi keluarga dan kampung halamannya.

‎Kisah Irawansyah menjadi pengingat bahwa latar belakang bukanlah batas untuk meraih cita-cita. Menjadi anak petani tidak menghalangi langkah menuju institusi bergengsi, selama dibarengi kerja keras, disiplin, latihan yang konsisten, serta doa orang tua.

‎Keberhasilannya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di Manggarai Barat, khususnya wilayah Lembor, agar berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.***

Penulis : SRT

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional
Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa
Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo
Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  
DI BALIK GOTONG ROYONG PEMUDA: KISAH JEMBATAN DAN JALAN YANG DITINGGAL PEMERINTAH ‎ 
Klaim Bukti Cukup Diragukan, Penggeledahan Rumah Gabriel Jahang Memicu Kritik Publik
TKA Gerbang Baru Pendidikan Indonesia Ujian Serentak Dimulai
SMPN 4 Lembor Selatan Peringati Hari Sumpah Pemuda dengan Semangat Persatuan dan Kreativitas
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 12 April 2026 - 00:58

Angur Putra Sutar, Figur Muda Labuan Bajo yang Menawarkan Kerja Nyata dan Visi Nasional

Thursday, 19 February 2026 - 09:04

Bus Mitsubishi Terjun Jurang di Trans Flores Mbeliling, Tak Ada Korban Jiwa

Tuesday, 17 February 2026 - 08:37

Suara yang Mengguncang Malam: Ketua LSM Ilmu Laporkan Ancaman dari Kadis Pariwisata Labuan Bajo

Monday, 16 February 2026 - 09:28

Polisi Evakuasi dan Identifikasi Jenazah WNA Kanada di Kamar Hotel Labuan Bajo  

Saturday, 7 February 2026 - 15:54

DI BALIK GOTONG ROYONG PEMUDA: KISAH JEMBATAN DAN JALAN YANG DITINGGAL PEMERINTAH ‎ 

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45