Newsline NTT – Merasa nama baiknya dicemarkan melalui media sosial, seorang warga Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Silverius Berek alias Suda Beti, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belu, Rabu (4/2/2026) sore.
Kedatangannya ke Mapolres Belu bertujuan melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan oleh akun Facebook Atambua Vibes. Akun tersebut diduga mengunggah sejumlah foto dirinya bersama beberapa orang lain, disertai narasi yang menyebut dirinya sebagai pelaku pencurian.
Suda Beti, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah merugikan dirinya secara moral maupun sosial. Karena merasa difitnah tanpa bukti yang jelas, ia memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan akun tersebut kepada pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami datang untuk mencari keadilan. Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan. Ini fitnah yang sangat keji dan mencemarkan nama baik saya,” ujar Suda Beti kepada wartawan di Mapolres Belu.
Ia berharap Polres Belu dapat segera menindaklanjuti laporannya serta mengusut pemilik akun Atambua Vibes agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya ingin kebenaran ditegakkan. Jangan sampai ada orang lain yang mengalami hal serupa seperti yang saya alami sekarang,” tegasnya.
Bahkan, Suda Beti menantang pihak yang menuduhnya untuk membuktikan klaim tersebut.
“Saya sekarang ada di Polres. Kalau memang ada bukti, silakan datang. Kalau saya benar seperti yang diposting, proses saya. Tapi kalau tidak, ini jelas fitnah,” ucapnya.
Sementara itu, penelusuran media ini pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 16.30 WITA menunjukkan bahwa sekitar 15 jam sebelumnya akun Atambua Vibes mengunggah enam foto disertai tagar serta narasi yang menyebut sejumlah nama sebagai spesialis pencurian.
Unggahan tersebut juga menuai beragam respons dari warganet. Sejumlah akun mempertanyakan dasar tuduhan yang disampaikan, termasuk meminta bukti atas klaim yang diposting.
“Kamu ada bukti kah? Posting foto orang sembarang begini,” tulis salah satu akun @antonkore dalam kolom komentar***
Penulis : Sardiyanto
Editor : Sardiyanto








