Newsline Id.NTT — Yulius Yasintus Mali resmi terpilih sebagai Ketua Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (FOSMAB) Kupang periode 2025/2026 melalui Rapat Umum Anggota (RUA) yang digelar pada Selasa (9/12/2025) di Aula STIMIK Kupang. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Yulius ditetapkan secara aklamasi setelah melalui musyawarah dan pertimbangan seluruh peserta sidang.
Terpilihnya Yulius secara aklamasi menegaskan kepercayaan penuh anggota FOSMAB terhadap kepemimpinannya. “Ini adalah amanah yang besar, dan saya siap bekerja dengan progresif, adaptif, dan berintegritas,” ujarnya.
Yulius menekankan bahwa berorganisasi merupakan ruang pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa. “Organisasi bukan hanya tempat menambah wawasan, tapi juga melatih mental, memperluas pengalaman, serta mengajarkan tanggung jawab dan loyalitas yang tidak selalu kita peroleh di dalam kelas,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menggambarkan organisasi sebagai struktur yang saling terhubung dan menuntut keseimbangan. “Jika satu bagian tidak berfungsi, maka bagian lain ikut terganggu. Karena itu saya mengajak seluruh anggota untuk aktif, saling mendukung, dan bekerja bersama demi tujuan bersama,” tandas Yulius.
Ia juga menggambarkan organisasi sebagai struktur yang saling terhubung dan menuntut keseimbangan. “Jika satu bagian tidak berfungsi, maka bagian lain ikut terganggu. Karena itu saya mengajak seluruh anggota untuk aktif, saling mendukung, dan bekerja bersama demi tujuan bersama,” tandas Yulius.
Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa asal Kabupaten Belu untuk meningkatkan kualitas diri menghadapi perubahan zaman. “Teknologi berkembang, pola pikir berubah, dan tantangan semakin dinamis. Mahasiswa Belu harus berani keluar dari zona nyaman dan terus mengasah kemampuan dalam proses dialektika intelektual,” lanjutnya.
Sebagai nakhoda organisasi selama satu periode ke depan, Yulius menyadari beratnya tanggung jawab yang ia emban. Ia berharap dukungan dari senior, alumni, dan seluruh anggota FOSMAB. “Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh arahan, masukan, dan kerja kolektif agar organisasi ini tetap solid,” kata dia.
Yulius juga menyampaikan terima kasih atas amanah yang dipercayakan kepadanya. “Kepercayaan ini bukan sekadar penghargaan, tapi komitmen untuk bekerja lebih baik, menjaga komunikasi yang sehat, dan memperkuat kolaborasi internal,” ucapnya dengan penuh syukur.
Ia mengajak seluruh elemen FOSMAB, baik anggota aktif maupun alumni, untuk bersama-sama menjalankan program kerja yang tertuang dalam Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO). “Kesuksesan program hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif yang terencana dan konsisten,” tegas Yulius.
Menutup penyampaiannya, Yulius menekankan komitmennya sebagai mandataris FOSMAB Kupang. “Saya berjanji menjalankan organisasi ini sesuai AD/ART dan memastikan setiap langkah tetap berada pada koridor tujuan bersama. Ini janji saya kepada seluruh anggota,” tandasnya.***
Penulis : Sardiyanto
Editor : HP








