Sindirian Menkeu Dibalas Dedi Mulyadi: Simpan Dana di Giro Paling Aman dan Transparan, Bukan di Kasur

Friday, 24 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menkeu Purbaya dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Foto Menkeu Purbaya dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Ruteng, Newsline.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons balik sindiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait penyimpanan dana pemerintah daerah (Pemda) di rekening giro. Purbaya sebelumnya menyebut langkah Pemda menyimpan dana di giro (daripada deposito) justru menimbulkan kerugian karena bunga yang lebih rendah.

Merespons hal itu, Dedi Mulyadi angkat bicara, menegaskan bahwa penyimpanan dana dalam bentuk giro adalah langkah yang paling aman dan transparan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau hari ini nyimpen di giro dianggap rugi, ya barangkali tidak mungkin juga pemerintah daerah nyimpen uang di kasur atau lemari besi. Itu justru lebih rugi lagi,” ungkap Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, pilihan penyimpanan di giro memiliki alasan kuat. Dalam praktik pengelolaan keuangan daerah, pembayaran proyek tidak dapat dilakukan sekaligus melainkan bertahap. Rekening giro memungkinkan fleksibilitas transaksi yang tinggi untuk kebutuhan operasional sehari-hari.

Klarifikasi Dana Pemda Jabar di Giro

Kisruh mengenai penyimpanan dana Pemda Jabar mencuat setelah Dedi mengunjungi Bank Indonesia (BI) untuk mengklarifikasi isu adanya dana Pemda Jabar yang mengendap di deposito bank.

Dari hasil klarifikasi di BI pada Rabu (22/10/2025), ditemukan bahwa dana Provinsi Jawa Barat yang dipimpinnya bukan berada di deposito melainkan di giro. Temuan inilah yang kemudian menjadi pangkal sindiran dari Menkeu Purbaya.

Dedi menekankan, penyimpanan uang di kas daerah harus mengutamakan aspek keamanan dan kemudahan transaksi, yang menurutnya paling terjamin melalui rekening giro. (Redaksi)

Editor : Gabriel Esong

Berita Terkait

Ahli Waris Korban Lakalantas di Denpasar Tempuh Restorative Justice, Kuasa Hukum: Hak Korban Jadi Prioritas
‎Gempa Mengguncang Nagekeo, Memicu Kepanikan Warga  ‎
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026,KPA:Serukan Reforma Agraria Sejati 
UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa Flores di Maumere
10,4 Juta Terkumpul LSF LYCEUM dan BEMJ PBSI Universitas Muhammadiyah Kupang Respon Cepat Gelar Aksi Galang Dana Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 21:19

Ahli Waris Korban Lakalantas di Denpasar Tempuh Restorative Justice, Kuasa Hukum: Hak Korban Jadi Prioritas

Monday, 31 August 2026 - 07:48

‎Gempa Mengguncang Nagekeo, Memicu Kepanikan Warga  ‎

Wednesday, 26 August 2026 - 20:02

81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Monday, 24 August 2026 - 23:10

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026,KPA:Serukan Reforma Agraria Sejati 

Thursday, 20 August 2026 - 11:58

UMKoe Kirim 1.000 Paket Sembako dan Tim Medis untuk Korban Gempa Flores, Rektor: Ini Tanggung Jawab Kami

Berita Terbaru