Komentar Istri TNI Soal Kematian Prada Lucky Picu Amarah, Sersan Christian Bereaksi Keras

Sunday, 10 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Newsline.id – Media sosial di Kupang tengah dihebohkan oleh komentar seorang perempuan bernama Nafa Arshana, yang disebut sebagai istri anggota aktif TNI AD. Ia menjadi sorotan warganet usai memberikan pernyataan kontroversial terkait kematian Prada Lucky, prajurit yang diduga tewas akibat penganiayaan seniornya.

Komentar yang Memicu Kemarahan
Alih-alih menyampaikan belasungkawa, Nafa menuliskan komentar yang dianggap menyinggung keluarga korban.

“Masalahnya yang meninggal ini juga moralnya tidak ada, dia punya orientasi seksual menyimpang. Kalau proses hukum pada yang main hakim tetap berlaku,” tulisnya di Facebook.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unggahan tersebut cepat menyebar melalui tangkapan layar di grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial, memicu gelombang kecaman.

Reaksi Sersan Christian: “Cari Dia Sebelum Saya yang Cari!”

Komentar itu membuat Sersan Christian Namo, keluarga almarhum, marah besar. Dalam video yang dibagikan akun Lorens M. Dadi, ia menyampaikan peringatan tegas:

“Ini akun, padahal saya lagi berduka. Tolong cari dia sebelum saya yang cari dia. Jangan dia bikin masalah baru.”

Video ini viral dan memancing ratusan komentar dari netizen yang ikut geram.

Netizen Turut Mengecam
Sejumlah akun di media sosial menuliskan komentar keras. Akun Me*i P**a Bo*e menulis:

“Biar dia sembunyi sampai di lubang semut, harus cari dia sampai ketemu. Dasar perempuan berhati iblis! Orang sudah meninggal masih sempat fitnah anak orang.”

 

Sementara Yohana L** Ng*nu berkomentar:

“Cari dia biar dia tahu diri itu perempuan.”

Tak lama setelah ancaman dari pihak keluarga Prada Lucky ramai dibicarakan, akun Facebook Nafa Arshana dilaporkan hilang atau terblokir.

Belum Ada Tanggapan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, pihak TNI AD di Kupang belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan istri prajurit tersebut. Namun, tekanan publik agar kasus ini diusut tuntas semakin menguat.

 

Reporter: Djohanes

Berita Terkait

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan
IKMAS-TTS Siap Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana di Flores

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Wednesday, 9 September 2026 - 00:49

Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Tuesday, 1 September 2026 - 12:21

Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3

Monday, 31 August 2026 - 20:38

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44