Viral Video Diduga Aksi Bunuh Diri Seorang Pelajar di Borong, Kapolres: Kami Masih Olah TKP

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, newsline.id — Sebuah video yang beredar luas di media sosial, khususnya melalui fitur story WhatsApp, pada Senin pagi, 2 Juni 2025, menggemparkan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur. Dalam video tersebut, terlihat seorang remaja berseragam sekolah diduga mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Video yang dilihat langsung oleh redaksi PojokNusa memperlihatkan korban mengenakan seragam sekolah berwarna biru dengan tulisan salah satu SMA Negeri di wilayah Borong, menandakan bahwa korban merupakan seorang pelajar. Sekelompok siswa lain tampak berkerumun di sekitar tubuh korban, mengenakan seragam putih abu-abu khas siswa SMA.

Suasana dalam video tampak histeris. Beberapa siswa terdengar berteriak panik, “Allah tolong!”, “Cepat lari ke kantor polisi!”, “Cepat lapor polisi!”, “Tunggu polisi!”, serta “Tidak boleh sentuh! Tidak boleh sentuh!” Sementara itu, seorang siswi terlihat menangis histeris, ditenangkan oleh teman-temannya yang juga tampak terpukul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti identitas korban maupun kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, saat dikonfirmasi oleh PojokNusa pada Senin pagi, membenarkan adanya informasi tersebut.

“Iya, memang ada laporan seperti itu. Tapi kami belum bisa beri keterangan lengkap terkait identitas korban dan kronologinya karena anggota kami masih melakukan olah TKP,” jelas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

“Tunggu laporan lengkap dari Kasat Reskrim. Sementara ini, olah TKP sedang dilakukan oleh tim dari Unit Identifikasi, dan juga sedang dilakukan visum luar oleh dokter,” tambahnya.

Peristiwa ini menuai perhatian luas dari masyarakat, terutama karena melibatkan pelajar dan terjadi di lingkungan sekolah. Aparat kepolisian diharapkan segera merampungkan proses investigasi agar motif dan latar belakang kejadian ini dapat diketahui secara jelas.

Pihak sekolah yang disebutkan dalam video belum memberikan keterangan resmi.

PojokNusa akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru begitu tersedia.***

Reporter: Djohanes bentah

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎
Wali Kota Kupang: AI Harus Memperkuat Guru, Bukan Menggantikan Peran Guru
UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat
Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi
Melestarikan Budaya Lokal sebagi Identitas Nasional di Tengah Arus Globalisasi dan Perkembangan Teknologi ‎
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 22:33

Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎

Friday, 14 August 2026 - 17:11

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎

Monday, 10 August 2026 - 22:22

Wali Kota Kupang: AI Harus Memperkuat Guru, Bukan Menggantikan Peran Guru

Monday, 27 July 2026 - 10:28

UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat

Tuesday, 21 July 2026 - 10:05

Mahasiswa KKN Unwira Ubah Pisang Dusun Tuamese Jadi Anggur Bernilai Jual Tinggi

Berita Terbaru

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05