Tinjau Pendidikan SPPI di Akademi Angkatan Udara, Menhan Sjafrie : Baktikan Diri Dengan Penuh Dedikasi

Wednesday, 28 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinjau Pendidikan SPPI di Akademi Angkatan Udara, Menhan Sjafrie : Baktikan Diri Dengan Penuh Dedikasi

Tinjau Pendidikan SPPI di Akademi Angkatan Udara, Menhan Sjafrie : Baktikan Diri Dengan Penuh Dedikasi

Yogyakarta, Newsline.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yogyakarta dalam rangka meninjau pelaksanaan pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Putri yang dipusatkan di Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta. Kedatangan Menhan disambut langsung oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo, Selasa (27/5/2025).

Dalam kunjungannya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau secara langsung berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari barak, ruang makan siswi SPPI Putri, kamar mandi, hingga peninjauan dapur. Menhan secara cermat memeriksa menu dan sajian makanan untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kelayakan gizi dan kebersihan bagi para siswi.

Selanjutnya, Menhan meninjau fasilitas latihan SPPI Putri. Kedatangan Menhan disambut dengan yel-yel penuh semangat dari para siswi yang tengah melaksanakan latihan. Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada seluruh siswi SPPI Putri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menhan juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan kebersihan fasilitas pendidikan, yang menurutnya mencerminkan kerja keras para pelatih dan komitmen siswi. “Saya sudah lihat tempat tidur, kamar mandi, dan ruang makan semuanya bersih, tertib, dan rapi. Ini berkat kerja keras pelatih dan kedisiplinan kalian,” puji Menhan.

Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya keikhlasan dan kesungguhan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Kalian perlu ikhlas dan berniat memenuhi panggilan negara, membaktikan diri dengan penuh dedikasi,” ujar Menhan Sjafrie. Menhan juga menegaskan bahwa setiap bentuk pengabdian harus dimulai dari fondasi yang kuat, meski penuh tantangan, namun harus dilalui dengan semangat pantang menyerah.

Menhan menjelaskan bahwa pendidikan SPPI tidak bertujuan mencetak prajurit TNI, melainkan mempersiapkan komponen cadangan yang siap mendukung negara saat dibutuhkan, seperti dalam penanganan bencana atau ancaman kedaulatan. “Bekal ini akan berguna sewaktu-waktu, seperti adrenalin yang siap mengalir saat diperlukan,” tegas Menhan Sjafrie.

Di akhir arahannya, Menhan berpesan agar seluruh siswi senantiasa mengingat motivasi awal mereka dalam mengabdi. “Coba tanya diri sendiri. Apakah kalian ikhlas mengabdi untuk rakyat? Jangan sampai setengah-setengah, karena pengabdian butuh ketulusan,” tandas Menhan.

Menhan berharap para siswi SPPI Putri dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.  “Selamat berjuang, sukseskan pengabdian untuk rakyat!” pesan Menhan Sjafrie sebelum meninggalkan lokasi. (Biro Infohan Setjen Kemhan) (*)

Sumber : kemenhan RI

Berita Terkait

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎
Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale
Wali Kota Kupang: AI Harus Memperkuat Guru, Bukan Menggantikan Peran Guru
Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya
Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎
Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi

Berita Terkait

Monday, 17 August 2026 - 16:16

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa

Sunday, 16 August 2026 - 22:33

Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎

Friday, 14 August 2026 - 17:11

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎

Friday, 14 August 2026 - 01:27

Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale

Monday, 10 August 2026 - 22:22

Wali Kota Kupang: AI Harus Memperkuat Guru, Bukan Menggantikan Peran Guru

Berita Terbaru