Kementerian Kehutanan Bersama WWF Indonesia dan Influencer Kampanyekan Ekowisata dan Konservasi di Gunung Merbabu

Wednesday, 28 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kehutanan Bersama WWF Indonesia dan Influencer Kampanyekan Ekowisata dan Konservasi di Gunung Merbabu

Kementerian Kehutanan Bersama WWF Indonesia dan Influencer Kampanyekan Ekowisata dan Konservasi di Gunung Merbabu

Newsline.id – Kementerian Kehutanan (Kemenhut), bersama WWF Indonesia, Pemerintah Kabupaten Boyolali, serta komunitas influencer “Kelana Warriors” diantaranya Dion Wiyoko, Yura Yunita, Della Dartian, Tarra Budiman dan lainnya, meluncurkan kampanye pelestarian alam melalui kegiatan penanaman pohon dan promosi ekowisata di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, Selasa (27/5).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pengelolaan taman nasional kini diarahkan secara serius untuk menerapkan prinsip Zero Waste dan Zero Accident. “Kita ketatkan sistem kuota pendakian melalui pendaftaran online, karena ini bukan mass tourism, tapi ekowisata yang berorientasi konservasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap sampah, Kemenhut juga mulai menerapkan sistem pelaporan logistik dan penggunaan RFID tracking untuk mendukung keselamatan pendaki. Sanksi tegas pun disiapkan: pelanggar aturan kebersihan dapat dikenakan sanksi blacklist hingga 5 tahun untuk seluruh taman nasional di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda menyatakan dukungannya terhadap langkah ini, dan menyoroti potensi besar ekowisata sebagai motor ekonomi berkelanjutan. “Influencer yang ikut hari ini mewakili total lebih dari 15 juta pengikut di media sosial. Ini kekuatan luar biasa untuk menyebarkan pesan konservasi dan mendukung pengelolaan taman nasional secara produktif namun tetap lestari,” ucapnya.

Bupati Boyolali Agus Irawan juga turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Kehutanan dan kolaborasi yang dibangun. “Merbabu adalah andalan wisata kami. Harapan kami kegiatan ini membawa dampak nasional dalam memperkuat pendakian yang aman dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Menteri Kehutanan menutup dengan pesan mendalam, “Alam bukan warisan, tapi titipan dari generasi yang akan datang. Kita wajib menjaganya.” (*********)

Sumber : Kementerian Kehutanan

Berita Terkait

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎
Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale
Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya
Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎
Cipayung Plus Kota Kupang Gelar Mimbar Bebas, Tegaskan Penolakan Penyematan Gelar Raja Timor kepada Jokowi
Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?

Berita Terkait

Monday, 17 August 2026 - 16:16

Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa

Friday, 14 August 2026 - 17:11

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎

Friday, 14 August 2026 - 01:27

Tiga Warga Adat Soge Natarmage dan Goban Runut Diputus Bebas, KPA Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Nangahale

Sunday, 2 August 2026 - 21:39

Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya

Sunday, 2 August 2026 - 20:51

Gerakan Penolakan PC IMM dan Cipayung Plus Kota Kupang Tolak Gelar “Raja Timor” untuk Jokowi ‎

Berita Terbaru

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05