NEWSLINE.ID – Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar Wisuda Sarjana ke-37 dan Pascasarjana ke-3 Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada 28 Oktober 2026. Dalam acara tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Nazarudin Malik, S. E., M.Si., menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk manusia yang mandiri dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Wisuda itu dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Fauzan; Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV Nusa Tenggara Timur, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng.; perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah; serta perwakilan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.
Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Nazarudin mengatakan pendidikan tidak semestinya berhenti pada pencapaian akademik. Pendidikan harus menjadi sarana bagi seseorang untuk mengembangkan potensi, membangun kemandirian, dan mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pendidikan harus mampu menjadikan seseorang mandiri, mampu mengembangkan potensinya, dan yang terpenting, selalu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Nazarudin.
Ia juga menyoroti pentingnya nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam membentuk perilaku lulusan di tengah kehidupan sosial yang beragam.
Menurut dia, nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui sikap inklusif, keteladanan, serta hubungan sosial yang baik dengan sesama, baik Muslim maupun non-Muslim.
Prinsip itu, kata Nazarudin, penting agar lulusan Universitas Muhammadiyah Kupang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu membangun kehidupan bertetangga yang harmonis dan berkontribusi terhadap kesejahteraan bersama.
Nazarudin turut mengingatkan komitmen kebangsaan dalam menjalankan pengabdian. Ia mengatakan kepentingan bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok.
“Kita sebagai bangsa Indonesia telah mencanangkan tekad untuk mendarmabaktikan diri sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa, bukan untuk kepentingan golongan,” katanya.
Di sisi lain, Nazarudin mengatakan Universitas Muhammadiyah Kupang terus melakukan pembenahan internal untuk meningkatkan mutu pendidikan. Upaya itu mencakup pengembangan sumber daya manusia, terutama dosen dan tenaga kependidikan, perbaikan tata kelola, serta pengembangan infrastruktur kampus.
“Kami terus mengonsolidasikan pengembangan sumber daya manusia dosen dan tenaga kependidikan, terus memperbaiki tata kelola, termasuk pengembangan infrastruktur agar belajar menjadi semakin menyenangkan,” ujarnya.
Melalui upaya tersebut, universitas berkomitmen menciptakan lingkungan pembelajaran yang semakin baik sekaligus mendorong lulusan agar mampu mengembangkan diri dan menjalankan pengabdian kepada masyarakat.***
Penulis : DJOHANES JULIUS BENTAH
Editor : DJB








