Buka Event Budaya Naioni, Wali Kota: Keberagaman adalah Kekuatan Kota Kupang ‎

Monday, 10 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat memberikan sambutan pada pembukaan Event Budaya Kelurahan Naioni di Kantor Lurah Naioni, Jumat (07/08/2026).
‎

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat memberikan sambutan pada pembukaan Event Budaya Kelurahan Naioni di Kantor Lurah Naioni, Jumat (07/08/2026). ‎

Newsline NTT – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka Event Budaya Kelurahan Naioni di Kantor Lurah Naioni, Jumat (7/8/2026). Turut hadir Anggota DPRD Kota Kupang Christian S. Baitanu, Camat Alak, para Lurah se-Kecamatan Alak, Plt. Lurah Naioni, jajaran Dinas Pariwisata Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Naioni.

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga dan melestarikan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

‎Wali Kota mengapresiasi perangkat Kelurahan Naioni, panitia, dan masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival budaya bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk merayakan identitas Kota Kupang yang dibangun dari keberagaman dan kolaborasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Hari ini kita bukan sekadar merayakan sebuah festival, tetapi kita merayakan identitas dan jiwa Kota Kupang, yaitu keberagaman dan kolaborasi,” ujar Wali Kota.

‎Ia menegaskan, keberagaman harus menjadi kekuatan dan jembatan, bukan penghalang atau jarak pemisah. Masyarakat Kota Kupang yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama dapat hidup dalam harmoni.

‎“Harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Kita berbeda-beda, tetapi ketika disatukan dengan proporsi yang tepat, seperti nada dalam sebuah lagu atau benang dalam tenun, akan menjadi harmoni yang indah,” jelasnya.

‎Wali Kota mengajak masyarakat menjaga budaya dan Kota Kupang sebagai tanggung jawab bersama.

‎“Kota Kupang bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Mari kita jaga baik-baik, sehingga kita bisa menyerahkan kembali Kota Kupang kepada anak cucu kita,” pungkasnya.

‎Dalam doorstop bersama media massa, usai pembukaan even budaya, Wali Kota mengatakan pelestarian budaya akan terus dilakukan melalui festival budaya di seluruh 51 kelurahan. Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan dukungan anggaran agar kegiatan tersebut dapat berlangsung setiap tahun.

‎“Salah satu komitmen kita adalah dengan mengadakan festival budaya di 51 kelurahan. Kita keliling, ada anggarannya yang kita siapkan, dan itu tiap tahun,” katanya.

‎Selain budaya, Wali Kota juga menegaskan pembangunan dan pembenahan kantor lurah akan terus dilanjutkan. Menurutnya, kantor lurah merupakan ujung tombak pelayanan yang paling dekat dengan masyarakat sehingga harus representatif dan ramah disabilitas.

‎“Kantor lurah itu ujung tombak pelayanan masyarakat. Sarana prasarananya harus lengkap, gedungnya harus baik dan juga harus ramah disabilitas,” tegasnya.

‎Terkait pembangunan jalan lingkungan, Wali Kota memastikan program tersebut tetap berlanjut secara bertahap meski pemerintah daerah berada dalam kondisi efisiensi anggaran. Sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan GOR dan Jalan Taebenu, telah diperbaiki.

‎“Memang tidak bisa dalam waktu sekejap 100 persen semua jalan gang di Kota Kupang bagus, tetapi kita bertahap. Di tengah efisiensi pun masih bisa kita kerjakan banyak hal,” ujarnya.(*)

‎

‎

Penulis : Sardiyanto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan
IKMAS-TTS Siap Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana di Flores
GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 21:31

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎

Wednesday, 9 September 2026 - 00:49

Mahasiswa FISIP UNWIRA, Bedah Ketimpangan Struktural NTT Lewat Diskusi Kritis Lapak Neraka 

Tuesday, 1 September 2026 - 12:21

Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3

Monday, 31 August 2026 - 20:38

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Wednesday, 26 August 2026 - 20:02

81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Berita Terbaru

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44