Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Monday, 31 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe bersama siswa-siswi kelas VI UPTD SD Inpres Naikoten 2 berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi pencegahan bullying di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, NTT, Senin (31/8/2026). Sumber Foto. Dok: Hefri Persli.

Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe bersama siswa-siswi kelas VI UPTD SD Inpres Naikoten 2 berfoto bersama usai mengikuti sosialisasi pencegahan bullying di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, NTT, Senin (31/8/2026). Sumber Foto. Dok: Hefri Persli.

KUPANG, NEWSLINE.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe) yang ditempatkan di Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar sosialisasi pencegahan bullying bagi siswa-siswi kelas VI UPTD SD Inpres Naikoten 2, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema pencegahan bullying pada anak sekolah tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN bersama siswa-siswi kelas VI. Sosialisasi berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari para siswa yang terlihat antusias mengikuti materi serta berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

Ketua Kelompok KKN Reguler UM.Koe, Salahudin Rasid kay, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alasan kami melakukan kegiatan ini karena masih banyak anak yang belum memahami secara utuh apa itu bullying, bentuk-bentuknya, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Karena itu, kami merasa perlu memberikan edukasi sejak dini agar siswa dapat mengenali dan mencegah tindakan bullying,” ujar Rasid.

Menurutnya, pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan siswa, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membangun kesadaran siswa untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Harapan kami, setelah mengikuti sosialisasi ini, siswa-siswi dapat memahami bahwa bullying bukanlah sebuah candaan yang boleh dilakukan kepada teman. Kami juga berharap mereka berani mengatakan tidak terhadap tindakan bullying, saling menghargai, dan dapat menjadi teman yang memberikan dukungan kepada sesama,” katanya.

Irma menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk berkontribusi secara langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan Kelurahan Naikoten 1.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi interaksi bersama siswa-siswi kelas VI. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu pencegahan bullying mendapat perhatian positif dari para siswa. (***)

 

Penulis : Hefri Persli

Editor : Redaksi

Berita Terkait

81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah
Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan
IKMAS-TTS Siap Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana di Flores
GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital
Pemkot Kupang Fasilitasi Bantuan Gempa Flores Bersama TASPEN dan Gekraf
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 20:38

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Wednesday, 26 August 2026 - 20:02

81 Merdeka, Buku #Reset Indonesia Bongkar Cara Pusat Mengelola Daerah

Sunday, 23 August 2026 - 22:05

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Saturday, 22 August 2026 - 12:22

GMNI Kupang Dorong Kampus Terbitkan Kebijakan untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Wednesday, 19 August 2026 - 12:23

Wawali Hadiri Penutupan Pekan QRIS Nasional 2026, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Berita Terbaru

Anak-anak tampak sedang belajar bersama setelah kembali ke rumah masing-masing. Tim Ekspedisi Solidaritas Gempa Flores-NTT memberikan trauma healing kepada anak-anak selama satu minggu guna memenuhi kebutuhan anak dan lansia selama berada di sana. (Foto: Tim Ekspedisi Gempa Flores-NTT)

Kabupaten Nagekeo

‎Gempa Mengguncang Nagekeo, Memicu Kepanikan Warga  ‎

Monday, 31 Aug 2026 - 07:48

Wali Kota Naik Ring, Galang Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Jumat (21/08/2026). Foto:PROKOPIM Kota Kupang/

Kota Kupang

Tinju Piala Wali Kota: Olahraga Jadi Energi Kemanusiaan

Sunday, 23 Aug 2026 - 22:05