Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Pikul Salib di Pawai Paskah Kupang, Serukan Toleransi dan Persatuan

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Gibran Rakabuming Raka bersama Emanuel Melkiades Laka Lena,Wali Kota Kupang, dan tokoh agama memikul salib dalam Pawai Paskah GMIT di Kupang,Senin,6/4/2026. sebagai simbol persatuan dan toleransi.Foto:Dok.JB/
‎

‎Gibran Rakabuming Raka bersama Emanuel Melkiades Laka Lena,Wali Kota Kupang, dan tokoh agama memikul salib dalam Pawai Paskah GMIT di Kupang,Senin,6/4/2026. sebagai simbol persatuan dan toleransi.Foto:Dok.JB/ ‎

Newsline NTT – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri dan membuka Pawai Paskah Sinode GMIT yang berlangsung di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Senin,6/04/2026.

‎Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan lintas iman yang dihadiri ribuan masyarakat.Dalam prosesi tersebut, Wapres berjalan bersama Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang Christian Widodo, jajaran pejabat daerah, serta tokoh agama. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam merawat kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman.

‎Sebelum pawai dimulai, Wapres Gibran menyapa warga yang telah menunggu sejak pagi. Ia menerima selendang dari Ketua Sinode GMIT, Semuel Pandie, serta topi rajutan dari kelompok disabilitas. Selain itu, ia juga melepas secara resmi peserta pawai di Bundaran PU Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Pesan damai disampaikan oleh Romo Gerardus Duka, Ia menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan.

‎“Pesan damai dari Nusa Terindah Toleransi. Masyarakat NTT terus merawat perdamaian, persaudaraan, dan kemanusiaan yang setara sebagaimana diajarkan setiap agama,” ujarnya.

‎Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

‎”Indonesia perlu menjaga toleransi. Jangan mudah terprovokasi, jangan percaya kabar bohong. Tidak ada negara yang bisa membangun bila ada perpecahan,” tegasnya.

‎Pawai Paskah berlangsung meriah dengan pengamanan aparat gabungan TNI dan Polri. Selain menghadiri kegiatan keagamaan, kunjungan kerja Wapres di Kupang juga mencakup peninjauan agrowisata serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Salah satu panitia pelaksana menyebut kehadiran Wapres sebagai momen bersejarah bagi masyarakat Kupang.

‎”Kehadiran Bapak Wapres di Bundaran PU pagi ini adalah sejarah baru bagi kami. Pawai Paskah 2026 membawa semangat kebangkitan, tidak hanya rohani, tetapi juga ekonomi dan pariwisata NTT,”jelas salah satu panitia pelaksana.***

Penulis : Sardiyanto

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan
UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat
Mahasiswa UMKOE Menulis Skripsi Bertajuk:Resistensi Masyarakat Terhadap Hak Atas Tanah Resettlement di Naibonat
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?
Pemilihan Ketua PMKRI Atambua Dinilai Tidak Transparan, Anggota Minta PP Batalkan Hasil Sidang ‎
LMID Kupang Gelar Diskusi Publik Bahas Geopolitik Dunia Baru,Peringati Harla Ke-27  ‎
Antisipasi Mafia Tanah, Sertifikat Pura, Gereja, dan Masjid di Canggu Permai Dikawal Ketat
Diduga Tipu WNA Jepang Berkedok Kontraktor, Penyidik Polda Bali Cek Fisik Proyek di Jimbaran

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:24

Sukses Tangani Perkara Penipuan, Klien Law Firm James Richard & Partners Berinisial MK Resmi Menghirup Udara Bebas dari LP Kerobokan

Monday, 27 July 2026 - 10:28

UM.Koe Gelar Pembekalan KKN 2026, Siapkan 1.813 Mahasiswa Bangun NTT Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat

Thursday, 23 July 2026 - 20:06

Mahasiswa UMKOE Menulis Skripsi Bertajuk:Resistensi Masyarakat Terhadap Hak Atas Tanah Resettlement di Naibonat

Thursday, 16 July 2026 - 15:52

DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?

Sunday, 12 July 2026 - 21:12

Pemilihan Ketua PMKRI Atambua Dinilai Tidak Transparan, Anggota Minta PP Batalkan Hasil Sidang ‎

Berita Terbaru