Dosen UM.Koe Jadi Pembicara di Australia, Kaji Masa Depan Pendidikan di Era AI

Friday, 13 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe), Uslan, Ph.D., tampil sebagai salah satu narasumber kunci dalam konferensi internasional The 11th Progressive and Fun Education (ProfunEdu ke-11)

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe), Uslan, Ph.D., tampil sebagai salah satu narasumber kunci dalam konferensi internasional The 11th Progressive and Fun Education (ProfunEdu ke-11)

Newsline .Id — 13 Maret, Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe), Uslan, Ph.D., tampil sebagai salah satu narasumber kunci dalam konferensi internasional The 11th Progressive and Fun Education (ProfunEdu ke-11). Perhelatan bergengsi ini berlangsung di Clayton Campus, Monash University, Australia, pada Selasa (25/11/2025). Forum ini mempertemukan para pakar pendidikan dari tiga negara, yakni Australia, Brunei Darussalam, dan Indonesia, untuk membedah arah masa depan pendidikan global.

Secara institusional, kegiatan ini merupakan realisasi konkret dari kerja sama antara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Monash University yang telah disepakati pada Oktober lalu di Yogyakarta. Kolaborasi lintas negara ini bertujuan untuk memperkuat dialog akademik serta mendorong inovasi pembelajaran yang lebih adaptif. Kehadiran perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mempertegas peran aktif akademisi Indonesia di panggung internasional.

Dalam jajaran narasumber, Uslan, Ph.D. bersanding dengan pakar dunia seperti Prof. Yuli Rahmawati (Atdikbud KBRI Canberra) dan Assoc. Prof. Joanne Blannin (Monash University). Selain itu, hadir pula Norazmie Yusof, Ph.D. dari Brunei dan Muhammad Sayuti, Ph.D. dari Universitas Ahmad Dahlan. Para pembicara secara kolektif menyoroti pentingnya pembelajaran bermakna dan penguatan profesionalisme guru guna menghadapi transformasi digital yang kian tak terelakkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Asosiasi LPTK PTMA, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, dalam sambutannya menekankan urgensi perubahan paradigma pendidikan di Indonesia agar lebih humanis dan menyenangkan. Ia mengkritisi sistem yang terlalu fokus pada capaian angka statistik, yang menurutnya dapat mematikan minat belajar siswa. Prof. Harun menyerukan agar proses pendidikan memberikan ruang lebih luas bagi kreativitas dan refleksi mendalam, selaras dengan semangat yang diusung oleh ProfunEdu.

Mengangkat tema “Deep Learning for Progressive and Fun Education: Building Inclusive, Mindful, Meaningful, and Joyful Learning in the AI Era,” konferensi ini membedah peluang kolaborasi Indonesia–Australia. Prof. Yuli Rahmawati menekankan pentingnya refleksi peserta didik, sementara Assoc. Prof. Joanne Blannin memaparkan model pembelajaran yang responsif terhadap perubahan teknologi regional. Tema ini menjadi panduan bagi para akademisi dalam merancang kurikulum yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kaya secara emosional.

Dosen UM.Koe, Uslan, Ph.D., pada sesi penutup memberikan penekanan yang krusial mengenai fondasi pendidikan yang humanis. Beliau menegaskan bahwa meskipun AI menawarkan efisiensi, penguatan karakter dan pembelajaran bermakna tetap menjadi inti yang tidak bisa digantikan oleh mesin, semangat pengabdian guru kini harus diselaraskan dengan adaptasi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan. selanjut Penyelenggaraan konferensi ini memiliki nilai historis dan emosional tersendiri karena bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia. Momentum tersebut menambah dimensi reflektif bagi para peserta dalam memandang peran guru sebagai ujung tombak transformasi pendidikan.

Antusiasme peserta terlihat jelas dengan kehadiran 62 presenter dari berbagai universitas di Indonesia dan Australia. Partisipasi aktif ini membuktikan bahwa ProfunEdu telah menjadi wadah internasional yang solid untuk pertukaran praktik terbaik dalam dunia pendidikan. Melalui kolaborasi global di Monash University ini, diharapkan lahir praktik pembelajaran yang lebih progresif, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas kemanusiaannya.***

Editor : Lucianos Persli

Berita Terkait

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu
UMKOE Gelar MAGMA, Buka Peluang Studi dan Karier Mahasiswa ke Jerman
Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎
Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe
Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi
Alumni Undana Jadi Korban Penembakan, BEM Undana Desak Pengusutan Tuntas ‎
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.Koe), Uslan, Ph.D., tampil sebagai salah satu narasumber kunci dalam konferensi internasional The 11th Progressive and Fun Education (ProfunEdu ke-11). Perhelatan bergengsi ini berlangsung di Clayton Campus, Monash University, Australia, pada Selasa (25/11/2025). Forum ini mempertemukan para pakar pendidikan dari tiga negara, yakni Australia, Brunei Darussalam, dan Indonesia, untuk membedah arah masa depan pendidikan global.

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 13:45

‎Audiensi dengan Kaprodi, Mahasiswa PGSD UMKOE Dorong Penurunan Harga Baju dari Rp650 Ribu Menjadi Rp450 Ribu

Tuesday, 20 October 2026 - 12:59

UMKOE Gelar MAGMA, Buka Peluang Studi dan Karier Mahasiswa ke Jerman

Wednesday, 7 October 2026 - 00:41

Pemkot Kupang dan Kejari Kota Kupang Perkuat Komitmen Cegah Persoalan Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan ‎

Wednesday, 16 September 2026 - 00:04

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe

Saturday, 12 September 2026 - 00:40

Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42