Newsline NTT- Kupang, 04 Maret 2026 Himpunan Pelajar Mahasiswa Umbu Ratunggay (HIPMUR) Kupang sukses menggelar Turnamen Futsal HIPMUR CUP II dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-29 HIPMUR.Lapangan Futsal TNI AU lanud beberapa hari dipenuhi sorak-sorai Mahasiswa Sumba.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum refleksi perjalanan organisasi selama hampir tiga dekade serta penguatan solidaritas mahasiswa Sumba di Kota Kupang.

Ketua HIPMUR Kupang, Sutri Nday Mapar, menjelaskan bahwa HIPMUR CUP II merupakan kelanjutan dari turnamen sebelumnya yang mendapat respons positif dari kader.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
HIPMUR CUP pertama, kami buka untuk lingkup Sumba Tengah. Ternyata banyak kader yang memiliki bakat futsal, sehingga tahun ini kami melanjutkannya melalui HIPMUR CUP II. Selain olahraga, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antarkader. Ke depan, kami berharap dapat melibatkan OKP luar di Kota Kupang,” tegas Sutri.
Sebanyak 13 tim putra dan 10 tim putri ambil bagian dalam kompetisi ini.Sejumlah OKP yang terlibat antara lain HIPMUR, HIPKATAS, HIPMALAYA, PASOLA STUDENT, HIPARMAS, IPPMASAL, IPMASTIM, HIPMALBAR, PATALURI, dan KOMPAK MAMBORO.Kehadiran berbagai organisasi tersebut menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi ruang efektif untuk membangun kebersamaan lintas kecamatan dan kabupaten di Sumba.
Penutupan turnamen diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, sambutan-sambutan, serta penyerahan hadiah.
Rangkaian tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai kebangsaan sekaligus refleksi perjuangan HIPMUR selama hampir 29 tahun.
Dalam sambutannya sekaligus laporan ketua panitia, Siska Rambu Bangi Lokat menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus pembangunan.
Menurutnya, HIPMUR CUP II bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan.
“Mahasiswa bukan hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Kegiatan ini adalah ruang belajar bersama,” jelasnya.
Sutri Nday Mapar juga mengungkapkan, bahwa pelaksanaan turnamen sempat mengalami kendala cuaca sehingga jadwal harus diperpanjang.
”Awalnya kegiatan kami targetkan berlangsung selama empat hari, namun karena hujan, turnamen akhirnya diperpanjang menjadi enam hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sutri memberikan motivasi kepada pemuda-pemudi Sumba yang berdomisili di Kupang agar senantiasa memberikan dampak positif.
“Di mana pun kita berada, kita harus mampu membuat perbedaan dan menanamkan nilai-nilai positif. Melalui kegiatan bersama, kita menunjukkan bahwa kita juga bisa membawa perubahan. Mari kita terus bergandengan tangan untuk kebaikan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Bernadus Umbu Dondu, S.P., selaku senior muda HIPMUR, menekankan bahwa kolaborasi lintas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tidak boleh berhenti pada olahraga semata.
Menurutnya, perlu ada ruang diskusi intelektual yang berkelanjutan untuk memperkuat arah gerak mahasiswa Sumba.
“Olahraga memang membangun solidaritas, tetapi diskusi intelektuallah yang menentukan arah dan masa depan. Ke depan, perlu disediakan ruang diskusi lintas kecamatan dan kabupaten untuk memperkuat kapasitas akademik serta kepemimpinan mahasiswa Sumba,” ujarnya.
HASIL PERTANDINGAN:
Di kategori putra, IPMASTIM Kupang keluar sebagai juara pertama dengan skor 2–0. Posisi kedua diraih HIPKATAS, disusul HIPMALAYA di posisi ketiga, serta FCK Mamboro di posisi keempat. Kevin (IPMASTIM) meraih Top Skor Putra dengan torehan sembilan gol, sementara Frengky (IPMASTIM) dinobatkan sebagai Best Player.
Di kategori putri, PASOLA STUDENT berhasil meraih juara pertama, diikuti IPPMASAL Kupang sebagai juara kedua. HIPMUR menempati posisi ketiga, sementara HIPMALAYA berada di posisi keempat.
HIPMUR Kupang ke depan, kata sutri, kami masih memiliki satu program utama yang akan dijalankan, yaitu bedah buku dan diskusi tematik.
Sebagai penutup rangkaian Dies Natalis, fokus pesertanya adalah kader-kader HIPMUR yang terlibat langsung dalam penguatan kapasitas internal.
Sementara itu, pada kegiatan bedah buku, kami berencana melibatkan kawan-kawan dari berbagai OKP. Hal ini karena kami telah membangun relasi lintas OKP, sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan tidak hanya berhenti sampai di sini” tutup Sutri.
Dengan berakhirnya HIPMUR CUP II, HIPMUR Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah bersama mahasiswa Sumba di Kupang–bukan sekadar organisasi, melainkan ruang persaudaraan, pembelajaran, dan perjuangan kolektif menuju generasi unggul.
Antusiasme peserta dan suporter sepanjang kegiatan menjadikan turnamen ini sebagai momentum kebanggaan mahasiswa Sumba di Kota Kupang.***
Editor : Sardiyanto








