Harapan di Balik Anggaran Rp2,024 Miliar untuk Lelak

Friday, 13 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk Musrenbang RKPD 2027 dan pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak di Kecamatan Lelak, Rejeng, Kabupaten Manggarai (12–13 Februari 2026).Foto:(Doc.Newsline/SRT)

Spanduk Musrenbang RKPD 2027 dan pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak di Kecamatan Lelak, Rejeng, Kabupaten Manggarai (12–13 Februari 2026).Foto:(Doc.Newsline/SRT)

Newsline NTT – Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai – 13 Februari 2026.Suasana Aula Kantor Kecamatan Lelak pada 12–13 Februari 2026 dipenuhi berbagai aspirasi masyarakat dalam Musrenbangcam RKPD Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak. Tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Berbasis Sektor Unggulan” tidak hanya menjadi jargon kegiatan, tetapi menggambarkan harapan warga terhadap pembangunan yang lebih merata dan menyentuh kebutuhan dasar.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan OPD, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, pemuda, hingga pemerintah desa. Semangat kolaborasi yang mengusung nilai “BerAKHLAK” dan “bangga melayani bangsa” terasa dalam forum itu, menegaskan bahwa pembangunan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

‎Sekretaris Kecamatan Lelak yang membuka kegiatan mewakili Plt Camat menyampaikan bahwa terdapat 25 usulan prioritas dari masyarakat. Namun, sebagian masih dalam tahap penyempurnaan dan verifikasi. Usulan yang disampaikan mencakup perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, hingga kebutuhan fasilitas publik. Salah satu aspirasi yang kembali mengemuka adalah pembangunan Jembatan Wae Porung yang menghubungkan Kampung Raong, Desa Ketang, dengan Desa Bangka Tonggur. Infrastruktur tersebut dinilai vital bagi mobilitas warga, namun hingga kini belum terealisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana MusrenbangCam RKPD Tahun 2027 dan pencanangan Kecamatan/Desa Ramah Anak di Aula Kantor Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, 13 Februari 2026.

‎Anggota DPRD Manggarai dari PDIP, Maria Moto, mengakui banyak usulan masyarakat yang tertunda akibat keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi. Hal senada disampaikan Anggota DPRD dari PKB, Vinsensius Supriadi, yang menuturkan bahwa sebagian anggaran daerah terserap untuk mendukung program prioritas nasional seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, keduanya menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Lelak.

‎Pada tahun 2026, Kecamatan Lelak memperoleh alokasi anggaran pembangunan sebesar Rp2,024 miliar. Jumlah tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab berbagai kebutuhan mendesak di wilayah itu. Rinciannya meliputi Rp224 juta untuk Pemuda dan Olahraga, Rp1,55 miliar untuk PUPR, Rp100 juta untuk sektor Kesehatan, dan Rp150 juta untuk Pertanian.

‎Di tengah pembahasan anggaran, Forum Anak Lelak turut menyampaikan sepuluh usulan prioritas, di antaranya perbaikan jalan di sekitar SMAK St. Stefanus Ketang dan SMAN 1 Lelak, serta penyediaan tempat sampah di ruang publik. Dari sektor kesehatan, kebutuhan penempatan dokter di Puskesmas Ketang menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat yang membutuhkan layanan rawat jalan maupun rawat inap.

‎Kepala Dinas Pertanian Manggarai, Ferdi Ampur, yang hadir mewakili Bupati Manggarai, menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pemerataan pembangunan. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawal setiap program agar manfaatnya benar-benar dirasakan bersama.

‎Meski anggaran terbatas dan sejumlah kebutuhan belum terpenuhi, forum Musrenbang cum tersebut menjadi ruang penting bagi masyarakat Lelak untuk menyampaikan harapan mereka. Warga berharap pembangunan jembatan, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur jalan dapat segera terealisasi. Di tengah keterbatasan, optimisme itu tetap hidup, menunggu waktu dan komitmen bersama untuk mewujudkannya.***

Penulis : SRT

Editor : Sardiyanto

Berita Terkait

Umat Katolik di Cancar, Adakan Seribu Lilin Untuk Perdamaian Dunia
‎Diskusi Publik FMN dan Dinas ESDM NTT ‎“Flores Pulau Panas Bumi atau Konflik Baru?”
PRISMA Gelar Workshop Jurnalistik HPN 2026 di Manggarai ‎ 
 Jurnalis Manggarai,dan Lintas Elemen Tegaskan Komitmen Jaga Sumber Kehidupan Sambut HPN 2026   
Kades Wae Codi Tegaskan Proyek Golomuku Sesuai RAB, Ungkap Kendala Lahan di RW Purang ‎
LLDIKTI XV Dorong Kampus Gerakkan UMKM, 1.304 Wisudawan Unika Ruteng Siap Majukan Ekonomi Daerah
Kader GRD Ultimatum Kapolres Manggarai Terkait Kelangkaan BBM dan Dugaan Mafia
Soroti Kelangkaan BBM di Manggarai: Anggota DPRD Lexy Armanjaya, Desak Polres Sidak dan Tindak tegas Penyelewengan
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 21:18

Umat Katolik di Cancar, Adakan Seribu Lilin Untuk Perdamaian Dunia

Friday, 27 February 2026 - 03:45

‎Diskusi Publik FMN dan Dinas ESDM NTT ‎“Flores Pulau Panas Bumi atau Konflik Baru?”

Friday, 13 February 2026 - 22:19

Harapan di Balik Anggaran Rp2,024 Miliar untuk Lelak

Tuesday, 10 February 2026 - 00:32

PRISMA Gelar Workshop Jurnalistik HPN 2026 di Manggarai ‎ 

Monday, 9 February 2026 - 15:14

 Jurnalis Manggarai,dan Lintas Elemen Tegaskan Komitmen Jaga Sumber Kehidupan Sambut HPN 2026   

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45