Newsline NTT – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” Persatuan Jurnalis Manggarai (PRISMA) menggelar kegiatan penghijauan dengan menanam pohon di kawasan mata air Wae Pong Waso, Ruteng, Minggu (8/2/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN setelah sebelumnya menggelar aksi sosial pembersihan Pasar Inpres Ruteng pada Sabtu (7/2/2026). Penghijauan ini menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan komitmen menjaga keberlanjutan sumber air bersih sebagai kebutuhan vital masyarakat
Kegiatan terlaksana melalui kolaborasi dengan Perumda Tirta Komodo Manggarai, Pemerintah Kecamatan Langke Rembong, Kodim 1612 Manggarai, organisasi kemahasiswaan (PMKRI Ruteng, GMNI Manggarai, BEM Unika Santu Paulus Ruteng, STIE Karya Ruteng, STIPAS Santu Srilus Ruteng), serta perwakilan pelajar dari sejumlah SMA dan SMK di Ruteng
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen Pers Hadir Tidak Hanya Memberitakan, Tetapi Bertindak Nyata
Ketua Panitia HPN 2026 Manggarai, Wilibrodus Jatam, menegaskan bahwa peran jurnalis tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial
“Kegiatan ini adalah bentuk kesadaran kolektif kami untuk hadir secara nyata dalam menjaga kepentingan publik, termasuk kelestarian lingkungan. Mata air Wae Pong Waso adalah sumber kehidupan masyarakat, sehingga harus dijaga bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pers ingin menunjukkan contoh nyata dan mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tugas bersama. “Ini adalah kontribusi kecil yang kami percaya memiliki dampak besar jika dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Perumda Tirta Komodo: Menjaga Mata Air Adalah Menjaga Masa Depan Pelayanan Air Bersih
Direktur Utama Perumda Tirta Komodo Manggarai, Marsel Sudirman, mengapresiasi inisiatif ini dan menegaskan bahwa mata air Wae Pong Waso memiliki peran strategis dalam menjamin pelayanan air bersih.
“Kita harus memahami bahwa sumber air tidak akan bertahan selamanya jika tidak dijaga. Penanaman pohon ini adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan memastikan sumber air tetap lestari,” ungkapnya.
Marsel mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan terjadi karena kelalaian manusia. “Menjaga mata air sama dengan menjaga kehidupan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan: Kolaborasi Ini Adalah Contoh Nyata Kepedulian Bersama
Camat Langke Rembong, Eremius Gonzaga Gau, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik dan patut diapresiasi,” ujarnya
Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga sumber air.
Generasi Muda: Gerakan Nyata Bangun Kesadaran Ekologis
Ketua GMNI Manggarai, Meldiyani Yolfa Jaya, menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. “Kami sebagai generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga alam, karena masa depan lingkungan ada di tangan kami,” ujarnya
Ketua PMKRI Ruteng, Margareta Kartika, menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat dan harus menjadi gerakan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua OSIS SMK Santo Aloysius Ruteng, Frederikus Jaino Opang, mengaku mendapatkan pengalaman berharga. “Kami belajar bahwa menjaga lingkungan harus dilakukan melalui tindakan nyata dan ingin menerapkannya di lingkungan sekolah kami,” tutupnya.
Kegiatan penghijauan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat HPN diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.***
Penulis : SRT
Editor : Sardiyanto








