Newsline-NTT — Kesaksian mengerikan kembali terungkap dalam sidang kasus kematian Prada Lucky Namo. Rekan korban, Prada Ricard, yang menjadi saksi kunci, mengungkap tindakan penyiksaan yang dilakukan para atasan di satuan mereka.
“Selesai pencambukan, Letnan Made Juni memerintahkan untuk ambil cabai di dapur,” kata Prada Ricard saat bersaksi di Pengadilan Militer, Selasa, 29 Oktober 2025.
Menurut Ricard, perintah itu disampaikan oleh Letnan Made melalui berlapis komando. “Letnan Made memerintahkan terdakwa 8, terdakwa 8 menyuruh terdakwa 6, dan terdakwa 6 menyuruh Prada Agianus Kim untuk mengambil cabai,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mendengar terdakwa 6 memerintahkan agar cabai itu diulek. “Kamu ambil cabai dulu, ulek,” kata Ricard menirukan.
Setelah cabai diulek, Ricard mengaku dibawa bersama Prada Lucky ke ruangan staf satu. Di sana, keduanya dipaksa untuk menanggalkan pakaian.
“Setelah kami telanjang, Letnan Made memerintahkan leting kami untuk mengoleskan cabai itu ke kemaluan dan lubang anus kami,” tutur Ricard. “Yang mengoleskan adalah sesama leting kami, Agianus Kim.”
Kesaksian tersebut menambah panjang daftar kekerasan yang dialami Prada Lucky sebelum ditemukan tewas di markas.***
Penulis : DJOHANES JULIUS BENTAH
Editor : DJB









