NEWSLINE.ID – Bupati Kupang, Yosef Lede, pada Rabu (15/4) menghadiri pentahbisan Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Karmel Tunfeu, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese. Acara ini dirangkai dengan syukuran ulang tahun ke-70 Gembala Sidang GPdI Karmel Tunfeu, Pendeta Elisabeth Kapitan Pah.
Dalam sambutannya, Yosef menekankan bahwa penyelesaian pembangunan gereja yang memakan waktu 14 tahun merupakan wujud anugerah Tuhan. Ia menyebut gedung tersebut harus menjadi “Rumah Pengharapan dan Rumah Berkat” bagi jemaat serta masyarakat luas.
“Banyak hal telah dilakukan, namun hanya karena kemurahan Tuhan maka gedung ini selesai. Empat belas tahun bukan waktu singkat, dan kini gereja ini harus menjadi rumah berkat bagi semua,” ujar Yosef.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga menegaskan pentingnya kerja kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam pembangunan daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari tanggung jawab negara terhadap lembaga keagamaan.
Ia mencontohkan, dalam perayaan Paskah Kabupaten Kupang baru-baru ini, pemerintah daerah menyalurkan lebih dari Rp6 miliar untuk mendukung pembangunan gereja di berbagai wilayah.
“Gereja selalu berkontribusi pada pembangunan masyarakat. Karena itu, pemerintah juga harus bertanggung jawab melalui program penguatan lembaga keagamaan,” jelasnya.
Selain itu, Yosef menyampaikan ucapan syukur atas usia ke-70 Pendeta Elisabeth Kapitan Pah. Ia berharap pelayanan sang gembala tetap berlanjut dengan dukungan Tuhan, meski usia terus bertambah.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Direktur Bank NTT Oelamasi, Camat Nekamese, Kepala Desa Tunfeu, serta warga jemaat setempat.***
Penulis : DJB
Editor : Redaksi









