Siswi SMA 1 Kupang Diduga Tendang Guru Informatika, PGRI NTT Desak Sanksi Tegas

Tuesday, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Newsline.id – Seorang siswi berinisial FS di SMA Negeri 1 Kota Kupang diduga menendang guru mata pelajaran Informatika, RLM, saat jam pelajaran berlangsung. Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 12 September 2025 di kelas XI. Namun, pihak sekolah dinilai abai dan lebih menjaga nama baik lembaga daripada menegakkan aturan.

“Saat saya menegur FS karena membuat gaduh, dia justru melawan. Ketika saya minta dia keluar kelas, dia berkata, ‘Saya tidak keluar, kau mau kenapa?’” kata RLM kepada wartawan, Sabtu, 20 September 2025.
Menurutnya, FS mulai menunggu ketika ia berusaha menenangkan situasi.

RLM menuturkan, FS sejak awal pelajaran kerap bermain gawai dan merias wajah di meja belajar. Saat ditegur, ia semakin membangkang. “Saya hanya menyentuh mulut agar dia diam. Maksudnya mendidik, bukan melukai. Tapi malah dibalas dengan tendangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Orang Tua

Persoalan semakin memanas ketika orang tua FS, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi NTT, mendatangi sekolah pada Senin, 15 September.
Alih-alih mencari solusi, orang tua FS justru mengancam RLM.

“Dia bilang pernah memenjarakan dua orang saat bekerja di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan bisa memenjarakan saya juga,” ungkap RLM.

PGRI NTT Mengecam

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTT, Dr. Semuel Haning, mengecam tindakan FS dan sikap kepala sekolah yang terkesan melindungi siswi tersebut.
“Perlakuan siswa terhadap guru itu tidak dapat dibenarkan secara hukum, etik, dan moral. Aturan sekolah harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata Semuel, Sabtu, 20 September.
Ia mendesak kepala sekolah meninjau ulang tata tertib agar berlaku adil.
“Kalau siswa lain langsung ditindak, tapi kenapa FS dibiarkan? Ada apa di sekolah ini?” tanyanya.

Semuel juga meminta Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma membina orang tua FS.
“ASN itu menekan guru secara psikis. Kami siap mendampingi guru RLM hingga tuntas. Guru adalah pahlawan. Siapapun yang mengganggu guru, PGRI akan melawan,” tegasnya.

Kepala Sekolah: Salah Pihak Kedua

Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMA Negeri 1 Kota Kupang, Marselina Tua, menyatakan guru dan siswi sama-sama melakukan kesalahan.
“Guru juga melakukan kekerasan dengan menempeleng. Kalau begitu, wajar saja orang tua tidak terima,” katanya.
Ia menyebut pihak sekolah telah melakukan mediasi dan orang tua FS berencana melapor ke aparat penegak hukum atas dugaan kekerasan terhadap anak.***

 

Penulis : DJOHANES JULIUS BENTAH

Editor : DJB

Sumber Berita: Berita cendana

Berita Terkait

Bupati Kupang Tegaskan Komitmen Selesaikan Persoalan Lahan Kawasan Industri Bolo
Sekda Kupang Buka Sosialisasi Konservasi Pesisir dan Pemberdayaan Ekonomi
Bupati Kupang Tinjau PLTMG I, Dorong Pembangunan PLTMG II untuk Perkuat Pasokan Listrik Timor
Bupati Kupang Yosef Lede Resmi Luncurkan Kampung Taat Pajak, Dorong Kesadaran Bayar Pajak Warga  
Bupati Kupang Hadiri HUT ke-23 GMIT Amanau Tablolong, Sekaligus Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna
Bupati Kupang Hadiri Kick Off Program Renovasi RUMAH ‎ ‎
Bupati Kupang Hadiri Pentahbisan GPdI Karmel Tunfeu, Soroti Peran Gereja dalam Pembangunan Daerah  
Wakil Bupati Kupang Hadiri Paskah EIS, Puji Lingkungan Belajar dan Dorong Sekolah Lain Meniru
Siswi SMA Negeri 1 Kota Kupang diduga menendang guru Informatika saat pelajaran. PGRI NTT mengecam dan menuntut keadilan, sementara kepala sekolah menyebut guru dan siswi sama-sama bersalah.

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 18:13

Bupati Kupang Tegaskan Komitmen Selesaikan Persoalan Lahan Kawasan Industri Bolo

Tuesday, 28 April 2026 - 23:35

Sekda Kupang Buka Sosialisasi Konservasi Pesisir dan Pemberdayaan Ekonomi

Tuesday, 28 April 2026 - 23:29

Bupati Kupang Tinjau PLTMG I, Dorong Pembangunan PLTMG II untuk Perkuat Pasokan Listrik Timor

Friday, 24 April 2026 - 01:18

Bupati Kupang Yosef Lede Resmi Luncurkan Kampung Taat Pajak, Dorong Kesadaran Bayar Pajak Warga  

Friday, 24 April 2026 - 01:11

Bupati Kupang Hadiri HUT ke-23 GMIT Amanau Tablolong, Sekaligus Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna

Berita Terbaru

OPINI

OPINI TAJAM & EDUKATIF

Saturday, 23 May 2026 - 19:18