Buka Pojok Baca Nahdliyin, Menag: Literasi Adalah Kekuatan Bangsa

Monday, 4 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buka Pojok Baca Nahdliyin, Menag: Literasi Adalah Kekuatan Bangsa

Buka Pojok Baca Nahdliyin, Menag: Literasi Adalah Kekuatan Bangsa

Cilacap, Newsline.id — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa literasi adalah salah satu kekuatan utama bangsa dalam mencerdaskan generasi muda. Hal ini ia sampaikan saat meresmikan Pojok Baca Nahdliyin Nusantara di Pondok Pesantren El Muslim, Pesahangan, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (2/8/2025).

“Saya sangat terkesan karena ternyata pojok baca Nahdliyin ada di mana-mana. Ini adalah kekuatan bangsa. Cara mencerdaskan bangsa secara literasi ini sangat luar biasa,” ungkap Menag dalam sambutannya.

Acara ini dirangkai dengan Haul K.H. Abdullah Sayuti dan Kopdar Nasional pengurus Pojok Baca Nahdliyin Nusantara. Menag menyampaikan bahwa keberadaan Pojok Baca tidak hanya penting dalam peningkatan minat baca, tetapi juga memiliki nilai spiritual sebagai amal jariyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Amal yang tidak terputus itu ada tiga: anak saleh, ilmu yang bermanfaat, dan amal jariyah. Pojok baca ini memenuhi ketiganya,” tegasnya.

Menag mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memanfaatkan pojok baca sebagai sarana memperluas wawasan dan memperkuat spiritualitas.

“Jadikan anak-anak kita anak-anak spiritual yang paham agama dan tumbuh menjadi manusia penuh kasih,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis agama yang harus mampu melahirkan insan kamil, yaitu manusia utuh yang berilmu dan penyayang.

“Madrasah punya keunggulan dibanding sekolah umum karena di madrasah kita menimba ilmu Tuhan,” tambahnya.

Selain madrasah, pesantren juga disebut Menag sebagai lembaga yang berperan strategis dalam membentuk karakter bangsa. Pendidikan yang diberikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada ilmu, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia.

“Anak-anak yang saat ini diajarkan dengan benar, akan menjadi kunci masa depan untuk Indonesia yang damai,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Katib ‘Aam PBNU K.H. Said Asrori, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab, Ketua Umum Pojok Baca Nahdliyin Nusantara Arif Budiman, serta ratusan nahdliyin dan warga Cilacap. (*)

Sumber : Kementerian Agama

Berita Terkait

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe
Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi
Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2
‎Gempa Mengguncang Nagekeo, Memicu Kepanikan Warga  ‎
Kenakan Busana Adat Flores, Wali Kota dan Wawali Tunjukkan Solidaritas untuk Korban Gempa
Mahasiswa KKN UMKoe Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pero Konda ‎
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Sosialisasikan Anti-Bullying di SDK St. 1 Nanggapanda ‎

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 00:04

Tim PKM-PI Unwira Kupang Ciptakan TempeTech, Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Tempe

Saturday, 12 September 2026 - 00:40

Dari Ketua OSIS hingga Duta Bahasa NTT, Gabriel Rivaldi Seran Kembali ke SMAN Halioan Berbagi Inspirasi

Tuesday, 1 September 2026 - 12:21

Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Impres Kuanino 3

Monday, 31 August 2026 - 20:38

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN Reguler UM.Koe Sosialisasi di SD Inpres Naikoten 2

Monday, 31 August 2026 - 07:48

‎Gempa Mengguncang Nagekeo, Memicu Kepanikan Warga  ‎

Berita Terbaru

Hukum

PERSELISIHAN KERJA SAMA USAHA BERAKHIR DAMAI

Friday, 2 Oct 2026 - 12:42

Foto bersama Kuasa Hukum bersama korban usai memberikan keterangan di Polsek Biboki Utara,Foto: Doc.Kuasa Hukum/
‎
‎

Kabupaten Timor Tengah Utara

Dugaan Pengrusakan Rumah Warga di TTU, Kini Masuk Tahap Penyelidikan  ‎

Saturday, 26 Sep 2026 - 13:44