“Tangisan Nenek Obe: Uang Hasil Keringat Raib, Pelaku Ternyata Masih Anak SMP”

Sunday, 25 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timor Tengah Selatan, Newsline.id – Aksi pencurian yang menyasar rumah seorang lansia kembali terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kali ini menimpa Y. Lenamah, lansia yang akrab disapa Nenek Obe, warga Desa Lakat, Kecamatan Kuatnana. Pelaku diketahui merupakan seorang anak perempuan bernama R.T, usia sekitar 13 tahun, siswi kelas 8 SMP yang berasal dari Desa Oenai, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS.

Peristiwa terjadi pada Minggu, 25 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WITA, bertepatan dengan waktu korban keluar rumah untuk menghadiri ibadah di gereja. Saat pulang, korban mendapati kondisi rumahnya telah dibongkar, dengan bagian dinding dalam keadaan rusak. Pelaku diduga masuk ke rumah dengan cara memanjat dan menerobos kamar salah satu anggota keluarga korban.

Menurut pengakuan keluarga, uang hasil jualan kios milik Nenek Obe hilang. Dan yang lebih memprihatinkan, ini bukan kali pertama. Dalam kurun beberapa waktu terakhir, korban sudah berulang kali kehilangan uang dan barang, termasuk pada empat hari sebelumnya, di mana uang sebesar Rp100.000 dilaporkan hilang secara misterius. Awalnya pihak keluarga tidak menaruh curiga, namun belakangan, setelah peristiwa terbaru, pelaku berhasil dikenali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penelusuran informasi dari warga sekitar, pelaku sebelumnya juga pernah terlibat masalah serupa di tempat lain. Ia bahkan pernah ketahuan mencuri di rumah warga lain dan sempat diamankan oleh pihak keluarga korban saat itu.

“Saya ini sudah tua, hidup sendiri dan hanya mengandalkan kios kecil untuk cari makan. Tapi uang hasil kerja saya selalu hilang. Ini sudah berkali-kali, dan saya sangat kecewa dan sedih,” tutur Nenek Obe dengan suara lirih.

Setelah dilakukan pendekatan kekeluargaan, pihak keluarga korban dan pelaku sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara damai. Keluarga pelaku bersedia mengganti kerugian yang dialami korban, serta akan mengantar anak tersebut kembali ke kampung asalnya di Oenai. Anak itu rencananya tetap akan melanjutkan pendidikan di tempat asal.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan dan perilaku anak-anak, serta pentingnya pengawasan dan pembinaan sejak dini. Kasus ini juga menyoroti pentingnya kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat rentan, seperti lansia yang hidup sendiri.

Pihak keluarga besar berharap kejadian ini menjadi yang terakhir, dan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.***

Reporter: FIRDAN

Berita Terkait

Kuasa Hukum Nonny L. K. L. Bantah Pernyataan Arman Tanonob yang Dinilai Menyudutkan Kliennya
TPA Overload, Ribuan Ton Sampah Menumpuk, Bali Hadapi Krisis Tata Kelola Lingkungan
Warga Eks Tim-Tim Pertanyakan Somasi, Pemda TTS Bungkam ‎
Kontraktor Lokal Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investor Asing di Uluwatu
Dana Ratusan Juta Digelontorkan, BPD Oepliki Nilai BUMDes Tak Berfungsi Optimal ‎
Oknum Guru dan Kaur Desa Naitae Jadi Sorotan: Diduga Fasilitasi Penipuan Polisi Palsu, Korban Rugi Rp12,5 Juta
Proyek BUMDes Sonaf Oepliki Rp190 Juta Diduga Bermasalah,Rainal Usfunan  Pertanyakan Transparansi  ‎
INVESTOR ASING KECEWA, PENANGANAN LAPORAN LAMBAN
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 12:56

Kuasa Hukum Nonny L. K. L. Bantah Pernyataan Arman Tanonob yang Dinilai Menyudutkan Kliennya

Thursday, 9 April 2026 - 10:51

TPA Overload, Ribuan Ton Sampah Menumpuk, Bali Hadapi Krisis Tata Kelola Lingkungan

Monday, 6 April 2026 - 21:37

Warga Eks Tim-Tim Pertanyakan Somasi, Pemda TTS Bungkam ‎

Wednesday, 1 April 2026 - 14:29

Kontraktor Lokal Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investor Asing di Uluwatu

Friday, 27 March 2026 - 06:20

Dana Ratusan Juta Digelontorkan, BPD Oepliki Nilai BUMDes Tak Berfungsi Optimal ‎

Berita Terbaru

I Nyoman Krisna Divayana, seorang konselor adiksi di salah satu lembaga rehabilitasi dan juga sebagai paralegal di kantor hukum James Richard and Partners. (Sumber Dok. Istimewa)

Nasional

Waspada!! Narkotika menyerang kalangan remaja dan dewasa

Thursday, 16 Apr 2026 - 11:45