Asap Putih Mengepul: Paus Baru Telah Terpilih di Vatikan

Friday, 9 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Vatikan, newsline.id 8 Mei 2025 — Asap putih akhirnya mengepul dari cerobong Kapel Sistina pada Rabu pagi waktu setempat, menandai terpilihnya paus baru oleh para kardinal Gereja Katolik Roma. Tradisi kuno ini menandai akhir dari konklaf dan awal babak baru bagi umat Katolik sedunia.

Ribuan peziarah dan warga berkumpul di Lapangan Santo Petrus bersorak sorai begitu asap putih terlihat membumbung ke langit. Lonceng Basilika Santo Petrus berdentang, memperkuat sinyal bahwa suara dua pertiga suara telah dicapai oleh para kardinal dalam sidang tertutup yang penuh kerahasiaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen yang ditunggu-tunggu kemudian tiba ketika Kardinal Protodiakon muncul di balkon utama Basilika dan mengumumkan dengan kata-kata Latin yang khas: “Habemus Papam!”—“Kita memiliki seorang Paus!” Nama dan asal usul paus baru langsung menarik perhatian dunia.

Paus yang baru terpilih ini menjadi pemimpin Gereja Katolik ke-267, meneruskan tongkat estafet spiritual dan moral dari pemimpin sebelumnya yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Ia dipilih dalam suasana dunia yang terus menghadapi tantangan moral, sosial, dan politik, menjadikan kepemimpinan baru ini penuh harapan akan pembaruan.

Meskipun identitas paus baru langsung diumumkan, hingga berita ini diturunkan, reaksi resmi dari berbagai pemimpin dunia dan organisasi keagamaan masih menunggu pernyataan perdana dari Paus sendiri. Sejumlah analis memperkirakan arah gereja ke depan akan menekankan isu-isu kemanusiaan, perubahan iklim, serta dialog antaragama.

Kemunculan asap putih ini sekaligus menandai berakhirnya masa sede vacante, yaitu periode ketika Tahta Suci tidak memiliki pemimpin. Sebagaimana tradisi yang telah berlangsung berabad-abad, konklaf yang digelar secara tertutup melibatkan kardinal dari berbagai negara, memastikan suara global dalam pemilihan ini.

Paus baru dijadwalkan mengadakan Misa perdananya dalam beberapa hari mendatang, disusul dengan audiensi umum yang akan membuka babak baru dalam sejarah Gereja Katolik Roma.***

Penulis: DJOHANES

Berita Terkait

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah
Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.
Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya
DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?
MERANTAU BUKAN BUDAYA, TAPI AKIBAT LEMAHNYA TATA KELOLA: MEMBACA ULANG ALASAN ANAK MUDA NTT PERGI MERANTAU
Melestarikan Budaya Lokal sebagi Identitas Nasional di Tengah Arus Globalisasi dan Perkembangan Teknologi ‎
Bukan Gelar yang Menilaimu, Melainkan Caramu Memperlakukan Sesama
OPINI TAJAM & EDUKATIF

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 12:37

Kebijakan Pemerintah Harus Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah

Friday, 7 August 2026 - 12:01

Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilakukan Anak di Bawah Umur Karena Culpa Menyebabkan Meninggalnya Orang Lain.

Sunday, 2 August 2026 - 21:39

Jangan Takut Ancaman Rentenir! Pahami Hak Anda dan Langkah Hukum Menghadapinya

Thursday, 16 July 2026 - 15:52

DIGITAL NOMAD VISA (E33G): Solusi atau Malah Salah Sasaran?

Tuesday, 7 July 2026 - 19:42

MERANTAU BUKAN BUDAYA, TAPI AKIBAT LEMAHNYA TATA KELOLA: MEMBACA ULANG ALASAN ANAK MUDA NTT PERGI MERANTAU

Berita Terbaru