TEROR PEDAGANG KAKI LIMA DI KUPANG BERAKHIR: “GOMEZ” DITANGKAP SAAT CFD!

Sunday, 4 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Newsline.id| 3 Mei 2025 – Aksi premanisme yang sempat meresahkan para pedagang kaki lima di Kota Kupang akhirnya berakhir. Seorang pria berinisial EAS alias Gomez (30), yang kerap memalak dan mengancam pedagang, ditangkap aparat Polresta Kupang Kota saat Car Free Day di Jalan El Tari, Sabtu pagi.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang dibuat korban pada 1 Mei 2025, dengan nomor LP/B/516/V/2025/SPKT/Polres Kupang Kota/Polda NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R.J.H. Manurung, mengungkapkan bahwa aksi pemerasan pelaku terjadi dua hari sebelum laporan dibuat, tepatnya Rabu malam (30/4/2025).

Gomez disebut datang dalam kondisi mabuk ke sebuah lapak gorengan di Jalan Siliwangi, Kelurahan Oesapa, dan langsung mengintimidasi penjaga lapak untuk menyerahkan gorengan tanpa membayar.

“Pelaku mengancam, minta tambahan tahu, ambil sambal, lalu kabur begitu saja,” ujar Kombes Aldinan.

Tak berhenti di situ, Gomez juga memaksa pemilik warung nasi geprek di dekat lokasi untuk menyerahkan dua bungkus nasi ayam, kembali tanpa membayar sepeser pun. Korban lainnya menyebut, pria ini kerap datang mengancam sambil menggoyang gerobak jika tidak dilayani.

“Teror Gomez” pun ternyata sudah menyasar banyak pedagang. Ia juga mengambil rokok dari dua kios milik Z dan MSM, tetap dengan gaya preman dan tanpa bayar.

“Modusnya mabuk, bicara kasar, dan sengaja bikin takut biar dikasih barang gratis. Ini bukan sekali dua kali,” lanjut Kapolresta.

Polisi telah mengamankan dua flash disk berisi rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Saat ini, tiga saksi dan empat korban telah dimintai keterangan.

Aksi penangkapan di kawasan Car Free Day pun sempat mengundang perhatian warga. Banyak yang merasa lega karena pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

“Akhirnya aman juga berdagang di sini,” ucap seorang pedagang kopi di lokasi CFD.

Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan dan mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengalami hal serupa.***

Penulis: DJOHANES

Berita Terkait

Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎
UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif
UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK
Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat
Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎
Rayakan Hari Lahir ke-23, FMN Kupang Gelar Refleksi Kritis Perjuangan Organisasi
Soal Pemecatan 4 Pegawai KONI NTT, Ketua DPC GMNI Kupang: Tunggu Klarifikasi, Jangan Ada Rekayasa Opini Jelang PON 2028
HIPMALIM Raya Kupang Lantik Pengurus Baru, Perkuat Solidaritas Mahasiswa Muslim Manggarai

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 22:29

Kejari Kota Kupang Tidak Transparan dan Diduga Sembunyikan Bukti NTPN ‎

Thursday, 4 June 2026 - 18:22

UMKoe Wisuda 167 Lulusan, Dorong Kampus Adaptif dan Lahirkan SDM Solutif

Wednesday, 3 June 2026 - 13:48

UMKoe Luncurkan Student Day, Dorong Kepemimpinan Lintas Budaya dan Kemajuan IPTEK

Friday, 29 May 2026 - 11:38

Pemprov NTT Gelar Jumpa Pers Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Masyarakat

Thursday, 21 May 2026 - 11:54

Audiensi Bersama Wakil Wali Kota, Jordan Geru Angkat Persoalan Infrastruktur Kota Kupang ‎

Berita Terbaru

Korban dugaan penganiayaan berinisial KD (kanan) didampingi salah satu kuasa hukumnya, I Putu Agus Alit Diva Pranata, S.H. (kiri), usai membuat laporan resmi di Polsek Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Korban melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah dari mantan kekasihnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Sumber foto dok: Adv Florianus.

Hukum

Hubungan Asmara yang Berakhir Pidana

Tuesday, 2 Jun 2026 - 14:46